PON XIX Jabar

Duo Yuni Sumbang Perak

"Maafkan kita belum bisa dapat emas. Kita dapat 2 emas 2 perak. Sebab tuan rumah persiapannya jauh lebih matang," ujar pelatih dayung Sumsel, Eva

Penulis: Candra Okta Della | Editor: wartawansripo
bandung.pojoksatu.id
PON Jabar 2016 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - ‎Harapan untuk mendapat medali emas dari cabang olahraga dayung, sepertinya sirna. Lantaran duo Yuni (Wahyuni-Yuniarti) yang diharapkan dapat meraih medali emas di nomor rowing hanya bisa menyumbangkan medali perak setelah dikalahkan tuan rumah yang menambah pundi emas.

"Maafkan kita belum bisa dapat emas. Kita dapat 2 emas 2 perak. Sebab tuan rumah persiapannya jauh lebih matang," ujar pelatih dayung Sumsel, Eva Ruliningtyas, Sabtu ‎(17/9/2016)

Seperti diketahui, ‎tuan Rumah Jawa Barat mendominasi peraihan medali emas di cabang dayung nomor rowing 2.000 meter yang dilaksanakan di Arena Dayung Situ Cipule, Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang. Dari delapan nomor yang dipertandingkan, enam emas berhasil disabet oleh kontingen Jawa Barat. Dua emas lainnya berhasil diraih Maluku dan DKI Jakarta.

Dengan tambahan enam emas tersebut, Jawa Barat semakin memuncaki klasmen sementara di cabang dayung dengan sembilan emas, dua perak, dan dua perunggu. Di posisi kedua ada Maluku dengan tiga emas, dua perunggu. Di posisi ketiga, ada DKI Jakarta dengan dua emas dan dua perak.

Dalam pertandingan final pertama, dengan race 51 dalam kelas single scull putra kelas ringan (LM1X) 2.000 meter, Jawa Barat unggul dengan meraih emas lewat atlet Kakan Kusmana dengan catatan waktu 7:17:62 detik. Sedangkan emas kedua berhasil diraih Denri Maulidzar Al Gifari dan Ferdiansyah yang turun dalam kelas dua min putra (M2-) 2.000 meter yang turun dalam race 52.

Di race 54, Jawa Barat kembali meraih emas melalui Adi Ferdiansyah, Edwin Ginanjar R, Fahmi Fadhil, dan Romdhon Mardiana yang turun dalam kelas empat cros putra (M4X) 2.000 meter.

Emas kelima berhasil diraih Anisa Shopiani, Elga Septia, Firdausi Nurul Hakim, dan Susanti, yang bertanding di kelas empat min putri (W4-).

Panen emas Jabar sempat terhenti dikelas single scull putra open (M1X) 2.000 meter. Di kelas ini, atlet rowing Olimpiade asal Maluku, Lamemo, berhasil merebut emas. Sedangkan perak diraih oleh atlet asal Sumatera Selatan, Sulpianto, dan Perunggu berhasil diraih oleh Jambi, Juliandri Saputra. Atlet Jawa Barat sendiri hanya mampu berhasil finis di posisi terakhir.

Panen emas Jawa Barat berlanjut pada kelas double scull putri open (W2X). Pada nomor ini, untuk kedua kalinya diraih oleh Yayah Rokayah dan Silvya Lisdiana. Yayah dan Silvya berhasil mengalahkan atlet asal Sumsel, Wahyuni dan Yuniarti, dengan catatan waktu 7.42.96 terpaut sekitar 4,12 detik.

Emas terakhir dalam final rowing di hari kedua berhasil diraih DKI Jakarta yang turun dalam kelas delapan plus putra (M8+) 2.000 meter. Pada kelas ini, DKI bersaing ketat dengan Jawa Barat yang berhasil meraih perak. Ahmad Maulana dan kawan–kawan kalah bersaing dengan tim Adi Adriasyah dari DKI Jakarta. "Harapan kita masih ada. Kita akan turun dinomor canoeing jarak 1000 meter," ucap Eva.

Editor: Welly Hadinata

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved