'Aku Terpaksa Membegal karena Aku Pengen Punyo Motor'

Mulyadi (20) ditangkap polisi karena merampok sepeda motor orang yang baru dikenalnya.

'Aku Terpaksa Membegal karena Aku Pengen Punyo Motor'
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Mulyadi pelaku perampokan sepeda motor digiring petugas menuju ruang penyidik 1 Pidum Sat Reskrim Polres Ogan Ilir, Jumat (9/9/2016). 

SRIPOKU.COM, INDERALAYA - Mulyadi (20) ditangkap polisi karena merampok sepeda motor orang yang baru dikenalnya.

Ia ditangkap petugas ketika sedang berada di rumahnya di Jalan Sarjana Kelurahan Timbangan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), Kamis malam (8/9/2016) pukul 22.00.

Kanit Pidum Polres OI Ipda MD Ardiyaniki STK mengatakan, pihaknya terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menembak betis kiri tersangka karena berusaha melawan saat hendak ditangkap.

"Tersangka merupakan residivis yang terlibat sejumlah aksi kejahatan di wilayah hukum Polres OI, terakhir kali yakni pada Oktober 2015 lalu," ujar Ipda Ardiyaniki, Jumat (9/9/2016).

Dijelaskan Kanit, korbannya merupakan orang yang baru ia kenal.

Lalu, antara tersangka dan korban pergi dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX bernopol BG 3352 BW milik korban Beni (20).

Sesampainya di Jalinsum Inderalaya-Prabumulih, tepatnya di Desa Payakabung, korban ditodong menggunakan sajam oleh tersangka Mulyadi.

Korban pun ketakutan dan terpaksa menyerahkan sepeda motor miliknya.

Di hadapan penyidik, tersangka Mulyadi mengakui bahwa dirinya telah merampas sepeda motor milik korban Beni yang baru ia kenal.

"Sepeda motor hasil rampasan kutitipke di kawan aku pak. Aku terpaksa melakukan itu karena aku pengen punyo motor," akunya.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved