Golkar dan PKS Masih Tertutup Soal Penangkapan OTT Terhadap Yan Anton
"Mungkin saja Pak Alex sudah tahu, yang jelas saya belum mau komentar, no comment," ungkapn
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pasca tertangkapnya kader Partai Golkar Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian (YAF) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Golkar Sumsel belum memberikan stetmen apapun. Begitupun juga dengan Partai pengusung seperti PKS saat Pilkada sebelumnya.
Dikatakan Ketua Harian DPD 1 Partai Golkar Sumsel, H Nasrun Madang SH, dirinya pribadi dengan jabatan yang dimilikinya belum dapat berkomentar banyak terkait penangkapan Yan Anton tersebut.
Pihaknya menurut Nasrun hingga kini masih menunggu kepulangan Ketua DPD Golkar Sumsel, Alex Noerdin, yang tengah berada di luar kota menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Sumsel saat ini.
"Masih menunggu Pak Alex pulang dulu ke sini. Saya takut nanti salah ngomong ya,nanti saja," ungkap Nasrun di gedung DPRD Sumsel, Selasa, (6/9/2016).
Ketika ditanya apakah Alex Noerdin sendiri telah mengetahui akan kejadian tersebut, sambung Nasrun Madang, sepertinya sudah. Karena itu stetmen juga belum bisa dia lontarkan kepada pihak media.
"Mungkin saja Pak Alex sudah tahu, yang jelas saya belum mau komentar, no comment," ungkapnya.
Hal serupa juga dikatakan oleh Humas PKS Sumsel yanh juga merupakan anggota DPRD Sumsel, Mgs H Syaiful Padli. Dirinya enggan memberikan komentar saat ditanya media bagaimana sikap PKS yang diketahui merupakan salah satu Partai pendukung Yan Anton saat Pilkada Banyuasin lalu.
"Kami belum melakukan koordinasi, dan memang kalau persoalan yang bukan menyangkut wakil rakyat dengan kedudukan saya maka langsung kembali ke DPW.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/nasrun-madang_20160906_230621.jpg)