Breaking News:

Dodi Reza Alex Bakal Mulus Menuju Kursi Bupati Muba

"Partai kan ada 11. Alhamdulillah kita sudah 9 partai. Dua partai masih belum. PAN Insya Allah ke kita. PDIP juga.

Dodi Reza Alex Bakal Mulus Menuju Kursi Bupati Muba
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Dodi Reza Alex Noerdin, Calon Bupati Muba 2017-2022.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Bakal terborongnya partai politik mendukung Anggota DPR RI Dapil Sumsel H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA menjadi Bakal Cabup Muba periode 2017-2022, diperkirakan tidak bakal ada lawan.

"Nggaklah masih ada partai yang lain. PDI Perjuangan dan PAN. PAN Insya Allah ke kita mudah-mudahan dengan proses yang baik intinya kan saya mau membangun komunikasi politik yang cair yang damai, dan sejuk karena koalisi ini bukan hanya untuk Pilkada. Koalisi ini juga untuk memudahkan Muba di depan. Partai kan ada 11. Alhamdulillah kita sudah 9 partai. Dua partai masih belum. PAN Insya Allah ke kita. PDIP juga. Tidak khawatir muncul calon tunggal?) Oh kan ada independen. Mudah-mudahan calon independen lolos," ungkap anggota DPR RI Dapil Sumsel yang juga Cabup Muba periode 2017-2022 H Dodi Reza Alex Lic Econ MBA saat menghadiri penutupan silaturahmi dan konsolidasi Anggota Legislatif PKS dan Temu Tokoh se-Sumsel di Hotel Aston Palembang, Minggu (4/9/2016).

Ketika ditanya apakah sudah fiks dirinya akan berpasangan dengan Drs H Apriyadi MSi, putra sulung Gubernur Sumsel ini menyatakan baru bakal mengumumkannya minggu depan.

"Saya umumkan minggu depan. Akhir September kan. He..he.. Ada tiga. Campur-campur (unsur politik, pengusaha, birokrat). Bisa laki bisa perempuan. Bisa pengusaha, bisa politisi, bisa birokrat. Semua opsi masih terbuka. Bisa orang partai, bisa bukan orang partai," kata Dodi.

Ketika ditanya kriteria yang bagaimana yang akan digandengnya menjadi Cawabup Muba nanti, Dodi menyebut pertimbangannya sebetulnya sudah sering ditulis di media.

"Yang penting dia harus punya pemahaman bagaimana membangun Muba bersama-sama dengan saya. Ide-idenya harus sejalan. Punya spirit dan semangat untuk membangun, untuk kerja keras. Dan tentunya harus loyal," katanya.

Dijelaskan Dodi, untuk dukungan dari PKB sudah turun SK. Begitu juga dari Partai Hanura sudah turun SK.

Dari Partai Golkar sendiri masih tinggal menunggu siapa bakal menjadi pasangan Dodi.

"Karena SK ini dak pacak ngeluarkan dewekan. Berpasangan. Jadi semua sudah rekomendasi. Tapi tinggal SK yang belum karena menunggu pasangan. Golkar sendiri belum SK, masih rekomendasi tinggal SK karena menunggu pasangan. Masih nunggu saya. Kalau Pak Dodi sudah ada wakil, langsung dikeluarkan SK pasangan. Karena SK itu dak boleh satu (harus berpasangan)," terang suami dari mantan reporter MetroTV, Thia Yufada.

Dodi juga menjelaskan dirinya memang patut mempertimbangkan bakal siap dirinya akan berpasangan agar dapat menambah kekuatannya.

"Manusia kan banyak kelemahannya. Saya sendiri harus diimbangi dengan wakil yang bener-bener mengerti gerak langkah ataupun sikap saya nanti dalam memimpin. Ya semuanya harus serba menutupi. Kekurangan, kelemahan saya kira wajar setiap orang dan itu kita harus mengakui bahwa secara jujur kita sebagai manusia pasti ada kelemahan. Nah itulah fungsi wakil. Pecak kito nih nak kawin kan. Jadi musti diitung nian dan dilihat-lihat bener mana yang bener-bener kagek yang pacak menutupi kekurangan kito dan menambah kekuatan kita," pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved