Mesin Kecerdasan Google Uji Coba Deteksi Kanker

Tujuan program ini adalah pengembangan logaritma yang secara otomatis dapat mengenali jaringan yang terkena kanker dan yang sehat.

Editor: Budi Darmawan

SRIPOKU.COM - Sebanyak 700 hasil pindai CT (computerised tomography) dan MRI (magnetic resonance imaging) dari pasien rumah sakit University College London (UCL) akan dianalisa oleh mesin kecerdasan buatan Google yang diberi nama DeepMind.

Tujuan program ini adalah pengembangan logaritma yang secara otomatis dapat mengenali jaringan yang terkena kanker dan yang sehat.

Dengan pengenalan ini, diharapkan waktu yang dibutuhkan untuk perawatan radioterapi bisa dikurangi hingga menjadi satu jam saja, dari saat ini yang membutuhkan berjam-jam.

Program ditujukan terutama untuk membantu program perawatan kanker kepala dan leher.

"Sekalipun demikian, dokter akan tetap bertanggung jawab untuk menentukan perencanaan perawatan," menurut pernyataan dari UCL.

Radioterapi yang diterapkan dengan tepat akan mengurangi efek samping perawatan, menurut Dr Justine Alford dari Cancer Research UK, yang tidak terlibat dalam program ini.

"Menggunakan komputer untuk merencanakan perawatan radioterapi bisa membantu perawatan lebih baik dengan cara mempercepat proses dan meningkatkan keamanan," kata Dr Alford.

Program ini tetap menjamin kerahasiaan data dengan mengaburkan nama pasien yang hasil pindainya digunakan.

SUMBER ; BBC Indonesia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved