Begal di OKUT Tembak Korban
BREAKING NEWS: Kening Samani Tertembus Peluru Begal, Korban Tewas Mengenaskan
Perampokan dengan kekerasan dengan menggunakan senjata api di OKU Timur dalam satu minggu terakhir terjadi sebanyak lima kali
Penulis: Evan Hendra | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Pencurian dengan kekerasan menggunakan Senjata Api Rakitan (Senpira) hingga memakan korban jiwa di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan kembali terjadi, Jumat (2/9/2016) di Desa Trantangsakti, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur Sumatera Selatan sekitar pukul 07.00.
Akibat kejadian tersebut, korban bernama Samani (23) warga Dusun Sumberasri III Desa Bumi Saiagung Kecamatan Bumiagung Waikanan Lampung meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan.
Korban mengalami luka tembakan senjata api di bagian keningnya hingga tembus ke bagian leher dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Informasinya korban dari daerah Lampung untuk menjemput istrinya di Desa Sukaraja. Sekitar pukul 07.00 korban melintas di TKP dan dihadang oleh tiga orang tak dikenal (OTD) yang meminta sepeda motor korban,"
"Kemungkinan korban melakukan perlawanan hingga pelaku melepaskan tembakan dan mengenai keningnya hingga menembus leher dan meninggal dunia di TKP,” ungkap sumber Sripoku.com, Jumat (2/9/2016).
Perampokan dengan kekerasan dengan menggunakan senjata api di OKU Timur semakin meresahkan warga.
Dalam satu minggu terakhir terjadi sebanyak lima kali dengan dua korban meninggal dunia dan tiga korban lainnya mengalami kritis akibat terkena luka tembak dari pelaku perampokan.
Seperti kejadian perampokan tersebut di Desa Surabaya Nikan, Kecamatan Madangsuku III, Kabupaten OKU Timur, Selasa (29/8/2016) sekitar pukul 18.00.
Perampokan ini menewaskan balita berusia delapan bulan.
Satu dari tiga pelaku perampokan sempat terkena tusukan senjata tajam Suherman orangtua dari UN (8 bulan) yang terkena tembakan hingga tewas.
Tiga pelaku memepet korban. Kemudian korban menendang sepeda motor pelaku hingga pelaku dan korban sama-sama terjatuh.
Saat itulah ayah korban melakukan perlawanan dan sempat bergelut dengan pelaku dan sempat menusuk pelaku.
Pelaku kemudian mengambil senjata api dan melepaskan tembakan hingga mengenai anaknya yang masih berusia delapan bulan.
"Kabarnya pelakunya tiga orang. Mereka menghadang korban yang berboncengan bersama istri dan anaknya,"
"Pelaku menghadang korban dan meminta sepeda motor korban,"
"Kemungkinan korban melawan hingga pelaku menembak korban dan mengenai anak korban yang masih berusia delapan bulan," ungkap sumber Sripoku.com, Rabu (31/8/2016).(***)
Berikan dukungan Anda kepada Kami dengan LIKE/SUKAI Fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini
Posted by Sriwijaya Post on 17 Oktober 2015
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/korban-samani-ditembak-begal_20160902_112419.jpg)