100 PKL Dipindahkan ke Kios Eks Bioskop

Para pedagang yang memadati sisi jalan RA Kartini tersebut selama ini dinilai sebagai biang kemacetan terutama saat jam sibuk.

Penulis: Evan Hendra | Editor: Tarso

SRIPOKU.COM, MARTAPURA -- Sebanyak 100 pedagang yang sebelumnya memadati ruas jalan RA Kartini dipindahkan ke kios yang berlokasi di eks bioskop Pasar Martapura. Pemindahan pedagang tersebut sudah dilaksanakan sejak satu minggu terakhir.

Para pedagang yang memadati sisi jalan RA Kartini tersebut selama ini dinilai masyarakat dan pengguna jalan sebagai biang kemacetan terutama saat jam sibuk.

Kepala Dinas Kebersihan Keindahan dan Pasar (DKKP) Drs Elfian Syawal MM Kamis (1/8) mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan permintaan kepada masyarakat untuk memindahkan dagangannya ke kios-kios yang sudah disediakan sesuai dengan peruntukannya. Dalam pemindahan pedagang tersebut kata Elfian, pihaknya melakukan pengundian terhadap para pedagang untuk menghindari kecemburuan pedagang lainnya.

"Kios PKL diberikan kepada para pedagang tersebut gratis dan tidak perlu membayar. Pedagang hanya perlu membayar dana kebersihan saja setiap bulannya," katanya.

Menurut Elfian, kondisi kios pasar eks Bioskop Martapura tersebut saat ini sudah jauh lebih baik dan ramai dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Bahkan saat ini kata dia, cukup banyak faktor yang membuat pembeli datang ke kios eks bioskop tersebut.

"Pasar tersebut nantinya akan menjadi lokasi percontohan pasar tradisional yang bersih, rapi, nyaman dan tertib yang diproyeksikan sebagai pasar kering. Pasar tradisional tersebut akan sangat memperhatikan faktor kebersihan dan menjual berbagai produk kering," katanya.

Menurut Elfian pihaknya memaklumi jika ada sejumlah pedagang yang menolak untuk direlokasi karena yang terpenting pihaknya sudah mengakomodir pedagang dan menampung aspirasi masyarakat dalam pengelolaan pasar tradisional tersebut.

"Setelah seluruh pedagang dipindahkan maka ruas jalan Kartini akan segera di lebarkan untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk terutama pagi dan siang hari," katanya.

Sementara Febri, warga Martapura mengapresiasi pemerintah OKU Timur dengan memindahkan pedagang di Ruas Jalan RA Kartini ke kios Eks Bioskop untuk menjaga ketertiban dan keindahan pasar terutama ruas jalan utama yang kerap enggan dilalui pengendara karena sering mengalami kemacetan.

"Terkadang masyarakat enggan untuk melintasi ruas jalan Kartini karena selalu macet disebabkan oleh pedagang yang memadati ruas jalan tersebut," katanya. (hen).

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved