HT: Sudah 71 Tahun Merdeka Apa Sudah Makmur?

Indonesia didirikan NKRI. Merdeka itu batu loncatan saja. Tujuan sebenarnya itu bersatu berdaulat adil dan makmur. Kemakmuran bagi seluruh rakyat

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesodibjo (HT) didampingi Ketua DPW Partai Perindo Sumsel, Febuar Rahman SH, Sekjen DPP Partai Perindo Ahmad Rofik dan pengurus pusat lainnya menghadiri konsolidasi dengan kader di Kantor baru Partai Perindo Sumsel Jl R Sukamto, Selasa (30/8/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ketua umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesodibjo (HT) mengajak kader dan pengurus Partai Perindo untuk konsekuen mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

"Indonesia didirikan NKRI. Merdeka itu batu loncatan saja. Tujuan sebenarnya itu bersatu berdaulat adil dan makmur. Kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Sudah 71 tahun merdeka apa sudah makmur? Belum. Hanya sebagian. Indonesia diwarnai kesenjangan. Bukan hanya kesejangan sosial. Tapi juga kesenjangan pembangunan daerahnya. Yang mapan sedikit. Karena setiap tatanan masyarakatnya belum siap. Ketika ekonominya diliberalkan, pasti ekonomi terkonsentrasi pada golongan elit. Kita harus lihat evolusi. Melakukan pemerataan kesejahteraan. Mereka akan mencoba keberpihakan. Yang belum mapan diperlakukan khusus akan naik ke kelas menengah. Menengah naik ke kelas atas," ungkap Hary Tanoesudibjo saat menghadiri konsolidasi dengan kader di kantor baru Partai Perindo Sumsel Jl R Sukamto Palembang, Selasa (30/8/2016).

Ketua DPW Partai Perindo Sumsel, Febuar Rahman SH berharap dengan kehadiran HT di Palembang akan semakin meningkatkan militan kader di Sumsel.

"Pertemuan kita hari ini internal. Keinginan kader partai menerima wejangan dari Ketua Umum. Akan semakin militan kader di Sumsel semakin meningkat," kata Febuar Rahman.

Bos media MNC Group sempat mengenalkan hadir beraama sahabat lamanya Tito Sulistiyo, Direktur Bursa Efek Indonesia.

"Datang bersama saya. Ada tujuan sendiri. Saya pernah dipanggil Presiden bersama Pak Gubernur untuk bangun motoGP di Palembang. Makanya diminta Pak Alex meninjau lapangan. Saking mendadaknya saya hubungi Pak Febuar. Tapi konsolidasi ini bukan karena kebetulan. Karena penting sekali. Saya akan sampaikan. Saya bisa militan begitu mengetahui kondisi bangsa kita. Orang bilang Indonesia banyak korupsi, narkoba memang betul," katanya.

Dalam orasinya, ia menyebut banyak negeri yang tumbuh memerlukan lapangan kerja.

Perindo hadir mengisi kekosongan.

Masyarakat yang belum produktif jadi produktif.

Memperjuangkan kalangan menengah ke bawah.

Kalau pola pembangunan masyarakat tidak dilaksanakan dengan benar, mau kemerdekaan sampai tahun 2045 pembangunan masih sama seperti saat ini.

"Indonesia dalam keadaan yang tidak maksimal. Itu kesimpulannya. Sudah terbuka, MEA, pasar bebas. Di saat masyarakat kita belum siap super mayoritas bayangkan. Itulah tugas Partai Perindo hadir. Kenapa kita harus fight? Di negara maju daerah kurang mapan dibantu. Di samping kita membantu yang normatif. Korupsi yang perlu diluruskan. Kemudian kita Partai Perindo harus mampu membuat kebijakan. Agar bisa membuat perubahan. Konsekuensinya kita harus memenangkan pemilu. Baik sendiri-aendiri maupun bersama partai lain yang sejalan. Kita harus berbuat apa? Caranya harus konsekuen. Kalau mau memenangkan pemilu, menjadikan partai yang besar harus konsekuen," kata Hary Tanoe.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved