Pemkot Pagaralam Buat Perwako Wajib Bisa Baca Alquran Bagi Lulusan SD, SMP, dan SMA

Jika tidak bisa maka ijazah siswa-siswi tersebut akan ditahan.

maringngerrang.blogspot.com
Belajar Mengaji. 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati mengatakan, berdasarkan peraturan walikota (Perwako) Nomor 3 Tahun 2016, bagi siswa yang lulus sekolah dasar (SD), SMP, SMA/Sederajat harus bisa membaca Alquran.

Jika tidak bisa maka ijazah siswa-siswi tersebut akan ditahan.

Dikatakan Ida, perwako tersebut akan mulai berlaku pada tahun 2017 mendatang.

Jadi bagi siawa yanh lulus SD tidak akan diberikan ijazah kalau tidak bisa baca Alquran.

Untuk itu mulai saat ini kepada guru, orangtua dan lainnya mulai mengajarkan anaknya untuk bisa membaca Alquran.

"Jika anak tidak bisa baca Alquran karena orangtua tidak mengajarkan baca Alquran. Pasalnya jika diajarkan sejak dini bukan tidak mungkin akan lancar membaca Alquran," katanya kepada Sripoku.com.

Dijelaskannya, perwako ini sudah sosialisasikan di setiap kesempatan.

Upaya ini bukan menuntut anak-anak untuk hafal Alquran namun harus bisa baca Alquran.

Dengan sudah bisa baca maka diuji untuk membaca Alquran anak tersebut sudah bisa.

"Besar harapan kami upaya ini akan berhasil. Apalagi, kita sudah melakukan sosialisasi kepada orangtua, guru dan masyarakat lainnya. Jadi, mulai saat inilah mengajari anak untuk bisa membaca Alquran," jelasnya.

Selain itu anak didik paling sedikit bisa hafal 15 ayat pendek dan jus ama.

Pasalnya jika tidak ada imam, maka anak-anak SMP laki-laki sudah menjadi imam.

Apalagi, anak-anak sudah bisa menjadi imam di rumah.

Hal juga untuk mencari kader imam, pasalnya saat ini banyak imam dan ustadz sudah tua.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved