Mengerikan, Adik Kerap ''Berak'' di Bawah Karpet Hingga Berperilaku Dewasa. Ini yang Terjadi
Namun justru setelah curhatan sang kakak itu dishare melalui fanspage IIUM Confessions-BM, sebagian besar netizen malah curiga terjadi hal mengerikan
Penulis: Darwin Sepriansyah | Editor: Darwin Sepriansyah
Namun sebagian besar netizen malah menduga adanya kesalahan mengerikan yang terjadi pada keluarga itu.
Haza Zulaika Aziz; "Orang yang bilang di dlm badan dia ada ''benda'' tu yang sebenarnya penipu! Kalau betul adik ini ada sakit batiniah, seharusnya dirawat dengan bacaan ruqyah syariah bukan dibilang dlm badannya ada itu, ada ini. Ini betul2 fitnah. Kasian adik itu, coba dptkan rawatan psikologi. bertemu pakar dulu. Dia hanya anak 8 tahun. Dia membutuhkan bimbingan orang dewasa untuk menolongnya. Tidak usahlah percaya omongan dukun, kurafat n tahyul ini.
Nur Azhani Adnan "Adik kau ini bukan ada 'teman'..tapi ada sesuatu yg sgt besar sudh terjadi padanya. Sesuatu yg bisa jadi trauma seumur hidup..mungkin pelecehan seksual, pedofil. Mungkin.."
"Kau sebagai abang yg prihatin, tlong la bertindak..bw dia pergi ke doktor psikiater..bukan bertemu ke dukun, ke ustaz dan lainnya, dia perlu mencurahkan apa yg dia pendam..tolong la.."
Cece Aisha AJ-Nuttall "Aku banyak baca soal pelecehan seksual, salah satu perilaku yg biasa di kalangan korban anak-anakialah, dia pakai celana berlapis lapis, dan dia suka berak dalam seluar kadang2 dia lap ke sekeliling, dinding dan lainnya,"
"Seperti dia ingin bagi diri dia kotor dan jijik, supaya si pelaku itu tidak datang mendekatinya.. Coba lah selidiki betul2 soal perilaku adik kau ini. Anak kecik lagi, terkadang dia tak paham apa yg dia perbuat, tapi dia juga tak dapat memberi tahu apa masalah dia. Hmmmmmm,"
Mycomel Precious Parents "Ciri2 si B ni pernah kena pelecehan seksual pun sudah ada. 1. Lebam di kemaluan. 2. Sakit di kemaluan. 3. Bernafsu seperti org remaja (mustahil budak kecil bernafsu jika tidak diajar rangsangan) 4. Menyapu kotoran najis merata2 supaya menimbulkan bau yg menakutkan si pelaku.
Anak2 jika diancam, mereka akan takut. Pelaku pasti mengancam dia. Kasian dia terlalu kecil utk meluapkan rasa saat keramaian, keluarga pun membenci dia.
Kpd si penulis (kakaknya), lihatlah dari sudut ini juga. Bukan tukang obat atau dukun yg perlu kamu datangi jika benar ingin mengobatinya. Carilah ustaz yg benar2 beriman kepada Allah. Jika tukang obat itu benar2 mengikut ajaran Islam, dia tidak akan sebut 'anak bawa bala'.... Dan pastikan si B menerima bimbingan yg betul. Jika masih terdapat kesan lebam pd kemaluan minta ke klinik utk rujukan. Semoga adik B mendapat keadilan... aminnn"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/anak_20160824_164404.jpg)