Daphasa Hanyut Sejauh 5 Kilometer
akhirnya jasad Dapasha Agung Pratama (7), ditemukan mengapung di Sungai Lematang, desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, Muaraenim.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Setelah dilakukan pencarian secara besar-besaran selama 30 jam, akhirnya jasad Dapasha Agung Pratama (7), berhasil ditemukan mengapung di Sungai Lematang, di desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, (22/8) sekitar pukul 22.30.
Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, Selasa (23/8/2016), bahwa mayat korban pertamakali diketahui oleh warga yang memang sedang melakukan pencarian dan penyisiran. Ketika warga melintas di atas jembatan gantung di Desa Penanggiran, tiba-tiba warga melihat ada sesosok tubuh yang mengapung.
Melihat hal tersebut, warga beramai-ramai langsung melakukan evakuasi ke tepian Sungai Lematang, dan ketika tiba ditepi Sungai, barulah diketahui jika mayat tersebut adalah korban Dapasha.
"Kami atas nama keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pencarian ini, terutama kepada tim SAR dan Basarnas baik dari Propinsi, Muaraenim, Pagar Alam dan perusahaan," ujar Lusi yang mewakili keluarga korban.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Dapasha Agung Pratama (7) bersama warga lainnya baru selesai menonton lomba bidar di Sungai Lematang di Desa Ulak Bandung. Usai kegiatan, kemudian korban bersama ketiga temannya yakni Gandi (6), Rizki (6) dan Wadi (6) bermain-main di atas perahu ketek milik warga yang ditambatkan di pinggir Sungai Lematang.
Kemudian korban yang tidak bisa berenang bersama ketiga temannya mandi dengan terjun dari atas perahu ketek. Namun setelah keempatnya terjun, tiga orang langsung timbul karena bisa berenang, sedangkan korban langsung tenggelam dan tidak timbul-timbul.
Kemudian kakek korban bersama warga lain bergegas melakukan pencarian namun hingga larut malam belum juga ditemukan. Warga meminta bantuan tim SAR Basarnas Sumsel, BPBD Muaraenim, Pagar Alam, PTBA dan PT PAMA untuk melakukan pencarian, yang akhirnya berhasil ditemukan setelah 30 jam kemudian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/alm-daphasa_20160823_210328.jpg)