Pemilihan Gubernur Sumsel

SO: Kalau Disurvei Aku Turun, Aku Harus Menerima dan Dukung Cagub yang Diusung DPP Partai NasDem

Saya akan tunduk pada keputusan partai. Kita harus kerja meningkatkannya. Mempunyai kekuatan tersendiri

SO: Kalau Disurvei Aku Turun, Aku Harus Menerima dan Dukung Cagub yang Diusung DPP Partai NasDem
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua DPW Partai NasDem Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bakal Calon Gubernur Sumsel yang juga Ketua DPW Partai NasDem Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM secara spontan menyatakan siap dengan konsekuensi partainya jika hasil survei pooling namanya turun pada Desember 2016.

"Kalau disurvei aku turun, aku harus menerima dan dukung Cagub yang akan diusung DPP Partai NasDem. Bulan Desember nanti DPP yang akan survei. Info Kak Ujang Awam, Alhamdulillah aku surveinyo masih tinggi. Saya akan tunduk pada keputusan partai. Kita harus kerja meningkatkannya. Mempunyai kekuatan tersendiri," ungkap Ketua DPW Partai NasDem Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM usai membuka Rapat Pemantapan Panitia Rakorsuswil di Hotel Sintesa Peninsula, Senin (22/8/2016).

Mantan Gubernur Sumsel ini menilai survei sangatlah prinsip.

Makanya para calon kepala daerah akan berkaca setidaknya menjadi gambaran.

"Tapi calon itu kadang yang kalah suka berpikir negatif. Person menuduh ketua DPW. Padahal untuk apa dipaksakan. Untuk Cagub saya yakin DPP punya strategi mengangkat elektabilitas. Seperti saya pernah jadi Gubernur. Dengan kekuatan yang ada akan saya eksplor untuk kembali," kata suami Hj Maphilinda Gumay ini.

Disinggung terkait semboyan baliho-balihonya Siap Melayani Kembali, SO pun memberikan penjelasannya.

"Dengan sendirinya kembali melanjutkan program gubernur sebelum saya. Melayani masyarakat sampai ke pedesaan. Problemanya bibit pupuk infrastruktur petani. Banyak hal mempengaruhi di pedesaan. Kita lumbung energi. Ini ada pembangkit listrik. Dulu mimpi kita semua pembangkit listrik di Sumsel. Interkoneksi Sumatera, Jawa, kabel bawah laut. TAA lumbung energi harus mendukung untuk kereta api tidak lagi BBM, tapi batubara. Pelayanan konsumsi. Ongkos produksi murah dijual bagus didukung transportasi yang baik. Jalan bagus, transportasinya. Jokowi akan bikin keretapi, tol se-Sumatera. Maka kita nanti berharap ada stasiun peti kemas di Mura dan Martapura. CPO, karet, ternak di situ. Di samping itu, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan. Harus disokong swasta. Plasma, ternak. Akan kembali hidupkan. Kalau Jokowi tidak lagi Jawa sentris, tapi saya tidak lagi kota sentris. Yakni dengan ke desa-desa," paparnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved