4 Tanda, Tubuh Anda Kurang Asupan Serat

Konsumsi makanan berserat, seperti sayur dan buah-buahan sangat penting bagi kesehatan saluran cerna. Dampak langsung ketika kita kurang makan serat a

4 Tanda, Tubuh Anda Kurang Asupan Serat
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM - Konsumsi makanan berserat, seperti sayur dan buah-buahan sangat penting bagi kesehatan saluran cerna. Dampak langsung ketika kita kurang makan serat adalah sembelit atau susah buang air besar. Jangka panjang, kekurangan serat dapat menimbulkan masalah besar bagi kesehatan.

Berita Lainnya: 7 Cara Agar Kebutuhan Serat Anda Terpenuhi

Seperti dikutip dari Prevention.com, kurang serat mendorong seseorang makan lebih banyak sehingga kelebihan berat badan. Lambat laun bisa memicu penyakit diabetes dan sakit jantung. Jadi jangan abaikan kebutuhan serat tubuh.

Kenali tanda-tanda ketika tubuh kekurangan serat berikut ini.

1. Feses keras
Coba cek bentuk feses Anda. Jika keras atau feses keluar sedikit demi sedikit dalam ukuran kecil itu tandanya tubuh kurang makan serat. Robynne Chutkan, MD, pendiri Pusat Pencernaan Perempuan mengatakan, "bentuk A-C atau log lurus adalah ideal," katanya.

2. Lapar setelah makan
Makan serat dapat memenuhi ruang di saluran cerna. Serat juga lebih lama dicerna dalam tubuh sehingga membuat rasa kenyang lebih lama. Jika rasa lapar muncul kembali setelah satu atau dua jam makan, itu tanda Anda perlu menambah porsi serat dalam makanan Anda.

3. Kembung
Serat membuat sistem pencernaan menjadi lancar. Tanpa serat, makanan lainnya dapat terjebak dalam pencernaan. Ini bisa membuat kembung dan rasa tidak nyaman di perut. Makan salad, atau sup berisi sayuran dan kacang-kacangan membantu rasa kenyang lebih baik.

4. Mengantuk di siang hari
Perlu Anda ketahui, serat ternyata membantu kadar gula darah tetap stabil. Ketika makanan kurang serat, gula darah bisa melonjak dan kemudian turun dengan cepat. Akibatnya terasa lemas, lesu, dan mengantuk.

Ahli nutrisi Frances Largeman-Roth, RDN yang juga penulis buku Eating in Color menyarankan, konsumsilah makanan kaya serat seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, atau biji-bijian secara bertahap. Makanan tersebut mengandung nutrisi lengkap dibanding suplemen serat.

Penulis : Dian Maharani
Sumber : Prevention.com

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved