Hendri Disoraki Keluarga Zakaria
Hendri tidak menyetujui kesaksian yang dilontarkan Ade. Keluarga Zakaria langsung menyoraki Hendri.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG---Terdakwa pembunuh Zakaria dengan menggunakan cobek, Hendri (26), menerima sorakan dari keluarga Zakaria ketika menjalani sidang dengan agenda saksi di PN Palembang Kamis (18/8/2016).
Saat itu, terdakwa yang masih ada ikatan keluarga dengan Zakaria ini dipersilahkan memberikan tanggapan atas komentar seorang saksi bernama Ade Firmansyah. Dalam kesaksiannya, Ade yang rumahnya bersebelahan dengan kediaman Zakaria ada melihat Hendri bersimbah darah beberapa saat setelah Zakaria ditemukan tewas di kamar tidurnya.
"Saya saat itu memang masuk ke kamar tempat Zakaria tidur karena mendengar dia meninggal. Selain melihat Zakaria yang kepalanya sudah bersimbah darah, saya juga melihat Hendri ada di sana saat itu," kata Ade.
Karena merasa tidak ada di lokasi kejadian, Hendri tidak menyetujui kesaksian yang dilontarkan Ade. Keluarga Zakaria, dimana salah satunya adalah Mulyani selaku isteri Zakaria, langsung menyoraki Hendri. Saking banyaknya yang berteriak, suara 'huuu' pun bergema di dalam ruang sidang.
Hendri yang menumpang tinggal di kediaman Zakaria di kawasan Kebun Bunga Sukarami Palembang memukul kepala Zalaria menggunakan cobek. Usai Zakaria terkapar tak berdaya dengan bersimbah darah, Hendri langsung membawanya ke kamar korban, menutupi tubuhnya dengan seprei, dan mematikan lampu di kamar tersebut.
Dengan alat yang sama untuk memukul Zakaria, ia memukul kepala belakang Mulyani sebanyak satu kali, beruntung atas peristiwa tersebut, tak membuat Mulyani terluka parah, dan akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sukarami. Ditengarai, Hendri melakukan itu karena memiliki utang kepada Zakaria.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sidang_20160818_182914.jpg)