Bedil Canting Dibunyikan, Sekda Tutup Telinga
Para penonton seketika terkejut ketika mendengar suara letupan keluar dari alat menyerupai meriam dipegang peserta pawai.
Penulis: Awijaya | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG-- Suara letupan terdengar menggelegar di barisan pawai pembangunan saat melintasi di tenda para pejabat dan tamu kehormatan, di Tebingtinggi Empatlawang saat acara pawai pembangunan Pemkab Empatlawang berlangsung, Kamis(18/08/2016).
Para penonton seketika terkejut ketika mendengar suara letupan keluar dari alat menyerupai meriam dipegang peserta pawai yang berada di tengah peserta pawai lainya.
Tak terkecuali para tamu kehormatan diatas panggung depan Mapolres Empatlawang. Saking kerasnya suara letupan Bahkan Plt Sekda Empatlawang Edison Jaya yang saat itu tengah duduk santai diatas panggung menyaksikan pawai duduk bersebelah dengan Kapolres, Danramil, serta pejabat lainya.
Edison pun menutup telinga saat suara letupan meriam mainan terbuat dari sebatang pipa paralon berukuran sekitar lengan orang dewasa diledakan oleh salah satu dari dua orang peserta yang membawa meriam mainan dari barisan pramuka Tebingtinggi.
"Astaga, bunyinya kencang sekali," cetus penonton yang menyaksikan pawai usai mendengar suara letupan.
Tidak hanya sekali saat alat ini diledakan kembali pesertapun kembali berteriak terkejut dan berusaha menjauh.
Lamsari, pemilik salah satu mainan ini mengatakan biasanya warga setempat menyebutnya "bedil canting". Menurut Lamsari, alat yang menghasilkan letupan yang cukup memekakan telinga bagi siapa saja berada didekatnya ini biasanya digunakan para petani untuk mengusir burung di sawah, hama babi dan monyet di kebun.
"Alat ini untuk menakut-nakuti burung di sawah, dan monyet saat dikebun, kebanyakan petani pakai ini, "katanya usai pawai berlangsung kepada Sripoku.com.
Ia menjelaskan suara ledakan timbul akibat dari cairan spritus di percikan kedalam sebatang pipa menggunakan botol bekas, selain pipa bisa juga digunakan kaleng bekas yang disambung menyerupai pipa, setelah dirasa cukup cairan spritus dipercikan dalam paralon ditekan dengan alat pendorong dari magnet hingga menimbulkan suara ledakan yang sangat memekikan telinga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bedil_20160818_190959.jpg)