DPRD OKU Timur Prihatin Keganasan Perampok

Maraknya aksi kejahatan di OKU Timur membuat warga resah dan was-wasuntuk beraktivitas keluar rumah.

Penulis: Evan Hendra | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Kapolres OKU Timur Audie S Latuheru (kiri) didampingi Wakapolres melakukan gelar perkara pengungkapan ribuan pil ekstasi, Senin (16/5/2016). 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA – Maraknya tindak kejahatan yang terjadi di Kabupaten OKU Timur membuat masyarakat was-was akan keselamatan mereka saat melakukan perjalanan keluar rumah baik dengan menggunakan sepeda motor maupun dengan berjalan kaki.

Hal itu disebabkan karena banyaknya informasi mengenai perampokan yang terjadi di sejumlah wilayah yang pelakunya tidak segan untuk menembak dan membunuh korbannya jika melakukan sedikit saja perlawanan.

“Kita meminta kepada pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli. Selain itu kita juga meminta agar polisi memberikan tindakan tegas terhadap pelaku kejahatan yang sudah membuat resah masyarakat dan pengguna jalan di OKU Timur ini,” ungkap Ketua Komisi I DPRD OKU Timur Fahrurozi Senin (15/8/2016).

Fahrurrozi mengaku prihatin dengan kondisi keamanan OKU Timur saat ini sehingga pihaknya sudah membahas permasalahan tersebut hingga ke tingkat paripurna dan meminta kepada pihak kepolisian untuk dapat meningkatkan patroli sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

“Langkah lain yang harus dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat adalah dengan menggiatkan kembali siskamling. Polisi juga jangan terkesan tutup mata menyikapi kondisi yang ada. Terlebih saat ini pelaku kejahatan semakin nekat bahkan berdasarkan informasi dari masyarakat ada korban yang luka akibat ditembak kawanan penjahat,” tegasnya.

Tindakan tegas kata dia, harus dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan yang semakin hari semakin meresahkan.

Sementara Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru, mengatakan patroli terus digalakan dan ditingkatkan. Namun luasnya wilayah OKU Timur dengan jumlah personil yang terbatas tentu saja membuat partoli yang anggota polisi laksanakan tidak maksimal.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved