Agar Tepat Sasaran, Pemerintah akan Beri Subsidi Langsung kepada Warga Miskin

Khusus untuk subsidi beras pemerintah kemungkinan besar akan menggunakan voucher yang dapat ditukar dengan beras atau telur di pasar tradisional

KOMPAS.com/SABRINA ASRIL
Teten Masduki 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo berencana mengubah pola subsidi kepada masyarakat miskin.

Sebelumnya, subsidi pemerintah diberikan kepada badan usaha atau penyedia barang.

Misalnya, subsidi listrik diberikan ke PLN, subsidi beras diberikan ke Bulog dan sebagainya.

"Ini sedang kami rencanakan untuk langsung (memberikan subsidi) ke masyarakat miskinnya," ujar Kepala Staf Presiden Teten Masduki, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Pemerintah sedang merancang platform subsidi itu.

Khusus untuk subsidi beras, kata Teten, pemerintah kemungkinan besar akan menggunakan voucher yang dapat ditukar dengan beras atau telur di pasar tradisional dan pasar modern.

Teten mengatakan, pola subsidi semacam ini memberikan keuntungan bagi penerima subsidi.

Pertama, masyarakat bisa bebas memilih beras kualitas mana yang akan dibeli.

"Katakan isi voucher itu Rp 100.000 sampai Rp 110.000 per bulan, dia bisa tukarkan beras dan telur di warung mana saja yang memiliki alat tab. Dia mau beli beras yang kualitas bagus, bisa, yang biasa-biasa saja juga bisa. Yang pasti sesuai dengan nilai voucher," ujar dia.

Dengan cara ini, dharapkan tidak ada lagi keluhan bahwa beras bagi masyarakat miskin berkualitas jelek.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved