Naik 83 Persen, Harga BBM di Kuwait

Pemerintah Kuwait berencana bakal menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai bulan depan. Tidak tanggung-tanggung, harga bensin premium akan naik

Naik 83 Persen, Harga BBM di Kuwait
ISTIMEWA
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM, KUWAIT CITY – Pemerintah Kuwait berencana bakal menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai bulan depan.

Berita Lainnya: Rincian Harga, BBM Kemasan Kaleng Pertamina

Tidak tanggung-tanggung, harga bensin premium akan naik 83 persen, sementara harga bensin kualitas mid-grade dan reguler masing-masing naik 62 dan 42 persen. Ini merupakan dampak keputusan pemerintah Kuwait untuk memangkas subsidi BBM.

Kuwait terpaksa harus memangkas berbagai subsidi yang selama ini dinikmati rakyat lantaran harga minyak yang rendah membuat penerimaan negara tersebut rendah pula.

Tidak hanya BBM yang dipangkas subsidinya, bahan makanan pun terkena imbas. Selain itu, pemerintah juga memperkenalkan berbagai kebijakan pajak baru.

Uni Emirat Arab adalah negara Teluk pertama yang memangkas subsidi BBM dan memperkenalkan harga pasar untuk bensin tahun lalu. Langkah pemangkasan subdisi ini kemudian diikuti oleh beberapa negara tetangga yang sama-sama kaya karena minyak.

Kuwait pun meraup sebagian besar penerimaan negara dari sektor migas. Pemerintah menyetujui paket reformasi ekonomi dan keuangan pada Maret 2016 lalu, termasuk pajak 10 persen atas laba korporasi. Adapun kenaikan harga BBM disetujui pemerintah Kuwait pada bulan Agustus 2016 ini.

Keputusan ini akan menguji determinasi pemerintah Kuwait untuk menata perekonomian. Para analis dari biro pemeringkatan Moody’s menyatakan kenaikan harga untuk bahan bakar diesel maupun kerosin pada 2015 lalu sebagian besar tak berjalan karena menuai protes.

“Kemampuan pemerintah untuk mengaplikasikan kenaikan harga dengan sukses pada tahun ini akan menjadi indikasi kapasitas institusional untuk menggeser perekonomian dari minyak,” tulis analis Moody’s dalam pernyataannya seperti dikutip dari CNN Money, Rabu (10/8/2016).

Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved