Program Jumat Menanam Terus Berlanjut

Dengan terpilihnya Richard Arg sebagai ketua Forum Komunikasi Hijau Kota Kayuagung, maka program Jumat Menanam terus dilanjutkan.

Penulis: Mat Bodok | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Nomor 2 dari kiri Richard Arg sebagai Ketua Forum Komunikasi Hijau Kota Kayuagung Kabupaten OKI. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Terpilihnya Richard Arg sebagai Ketua Forum Komunikasi Hijau Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), maka program penghijauan di pinggiran sungai terus dilakukan setiap Jumat.

Setelah dipastikan sebagai Ketua Forum Komunikasi Hijau Richard mengatakan, Insyaallah dengan adanya forum komunikasi hijau ini pemuda OKI bisa melakukan berbagai gerakan penghijauan, seperti Jumat menanam yang akan direncanakan setiap kalangan masyarakat di wajibkan melakukannya agar OKI kedepan tetap hijau dan aman dari berbagai populasi dunia kedepannya.

“Saya berharap tidak hanya pemuda namun masyarakat turut berpartisipasi melakukan penanaman pohon setidaknya di lingkungan tempat tinggalnya,” kata Richard, usai acara di kawasan plaza taman kedomongan Kelurahan Kutaraya, Jumat (5/8/2016).

Disebutkan Richard diskusi kali ini melibatkan beberapa Instansi Pemerintah, Camat, Lurah, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa dan Siswa SMA, serta beberapa komunitas penggiat lingkungan.

Forum Grup Diskusi akan mengagas pembentukan Forum Komunitas Hijau Kota Kayuagung dan pembentukan Struktur Organisasi Forum Komunitas Hijau Kota Kayuagung. Selain itu Forum Grup Diskusi juga memberikan penilaian Taman serta penyusunan Rencana Aksi Kota Hijau.

“Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir memiliki perhatian besar terhadap kota yang ramah lingkungan. Salah satunya dengan ketersediaan ruang terbuka hijau yang memadai. Untuk itu Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kabupaten OKI sedang merancang agenda terciptanya kota hijau di Kota Kayuagung,” jelas Richard.

Konsultan Individu PPLH Unsri Riska Drestiani mengatakan, diskusi ini untuk merumuskan bersama dan menyatukan pemahaman Kota Hijau, inti kota hijau bagaimana mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan untuk anak cucu kita.

Riska melanjutkan acuan untuk menentukan visi Kota Hijau di Kota Kayuagung bisa berdasarkan dari delapan atribut Kota Hijau menurut konsep Pemerintah Pusat yakni Kementerian Pekerjaan Umum yakni, Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) yaitu, pertama tahapan perencanaan dan perancangan kota yang ramah lingkungan sehingga masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTWR) Kota, dan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).

Kemudian, upaya bersama meningkatkan ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas RTH sesuai karakteristik Kota dengan berbagai macam strategi guna mencapai target 30 persen.

“Selanjutnya tahapan membuat konsumsi energi yang efisien misalkan solar cell maupun listrik tenaga angin,” urai Riska .

Selain itu lanjutnya, berbagai upaya menerapkan pemanfaatan sampah, komunitas hijau, transportasi ramah lingkungan, dan bangunan gedung atau pemukiman berkonsep lingkungan, termasuk kedalam program tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved