Jelang Pilkada Muba, KPU Sumsel dan KPU Muba Hasilkan Persyaratan Paslon

komisioner KPU Prov Sumsel Ahmad Naafi menyoroti berbagai kasus yang dapat diambil pengalaman dalam proses pencalonan dalam Pilkada serentak 2015

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Focus Group Discussion (FGD) yang digelar KPU Kabupaten Muba menghasilkan berbagai rekomendasi dalam penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) pedoman teknis dalam penerimaan syarat dukungan pasangan calon perseorangan dan pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Musi Banyuasin 2017.

FGD yang menghadirkan nara sumber Ketua KPU Provinsi Sumsel H Aspahani SE Ak MM CA dan komisioner Divisi Hukum Ahmad Naafi SH MKn ini membahas aspek hukum pencalonan dan teknis pencalonan yang dihadiri pula segenap komisioner KPU Kabupaten Musi Banyuasin dan sekretariat serta tiga anggota Panwaslu Kabupaten Musi Banyuasin.

Dalam paparannya komisioner KPU Prov Sumsel Ahmad Naafi menyoroti berbagai kasus yang dapat diambil pengalaman dalam proses pencalonan dalam Pilkada serentak 2015 lalu. Naafi mengatakan teknis pencalonan bisa meninggalkan berbagai persoalan hukum menyangkut sikap KPU Kabupaten dalam memproses penyerahan dukungan calon perseorangan yang akan diverifikasi oleh PPS.

Dikatakannya sebelum menerima berkas dukungan tentu KPU wajib memeriksa berkas apakah persyaratan maupun dukungan telah dipenuhi dengan meneliti kesesuaian antara dukungan dalam softcopy maupun hardcopy. "Bila lengkap dan memenuhi syarat tentu akan diterima lalu dinyatakan memenuhi syarat dan akan diverifikasi, bila tidak lengkap jangan ragu untuk ditolak dan itu kewenangan kita," kata Naafi seraya mengatakan standar dan pedoman teknis dalam penerimaan syarat maupun pendaftaran tentu harus ditetapkan lebih dulu oleh KPU Muba, Kamis (8/8/2016).

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Sumsel H Aspahani mengatakan dengan keluarnya tiga PKPU baru khususnya tentang pencalonan agar segera dicermati KPU Kabupaten Muba dengan membedahnya dan mencermati proses pencalonan agar tidak terjadi kekeliruan dalam pelaksaaanya. Aspahani juga menguraikan dokumen yang harus disiapkan dan dipatuhi oleh Pasangan Calon yang harus disosialisasikan.

"Jangan ada alasan bakal calon atau paslon tidak tahu dan kita sampaikan persyaratannya lalu kita umumkan," jelas Aspahani seraya berharap KPU Kabupaten Muba dapat cermat melaksanakan proses pencalonan bupati dan wakil bupati Kabupaten Musi Banyuasin 2017.

Sesuai jadwal penyerahan syarat dukungan calon perseorangan bupati dan wakil bupati muba akan berlangsung 6-10 Agustus 2016 sebelum memasuki masa pendaftaran pasangan calon 21-23 September 2016. Informasi yang dihimpun setidaknya ada dua bakal calon yang akan menyerahkan syarat dukungan perseorangan kepada KPU Kabupaten Muba dalam Pilkada 2017.(Editor: Welly Hadinata)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: wartawansripo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved