PON Jabar Jadi Ujian Mental Bagi Inayah

Dalam PON kali ini, mental Inayah menjadi penentu apakah dia bisa meraih hasil terbaik atau tidak.

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA
Inayah atlet panjat tebing Sumsel sedang berlatih di venue p‎anjat tebing di Jakabaring Sport City (JSC), Rabu (3/8/2016) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Sebelum resmi berlaga di multi event olahraga terbesar ‎di Indonesia, Inayah atlet panjat tebing Sumatera Selatan (Sumsel) kini harus melewati dua ujian mental.

Ia yang diharapkan dapat mendulang emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar, September mendatang, Rabu, (3/8) ini akan mulai berangkat demi mengikuti dua single event sekaligus, pertama di Kejurnas Semarang lalu terbang ke Bali dalam Open Turnamen.

Karsono Frasetya pelatih panjat tebing PON Sumsel mengatakan, dua kejuaraan ini akan menjadi ujian mental atletnya. Lantaran, ia yang dikhususkan bertarung di nomor speed track dan speed record akan dipaksa mengikuti nomor speed klasik.

Bukan tanpa alasan, Karsono mengaku, jika nomor spesialis atletnya memang tidak diperlombakan, karena itu nomor speed klasik menjadi pilihan dalam try outnya.

"Perbedaannya tentu di jalur. Tapi ini akan menjadi tantangan, ia (Inayah) yang biasa mengadu kecepatan di jalur lurus, ditantang untuk menyelesaikan traclk klasik yang dikenal cukup sulit. Tapi saya yakin Inayah bisa, apalagi dalam Kejuaraan ini banyak bakal lawan Inayah yang turun," tutur Karsono, Rabu (3/8/2016).

Menurut Karsono, usai berlaga di Semarang selanjutnya ia akan mengajak Inayah berlatih bersama atlet Jogja sebentar, sebelum bertolak ke Bali untuk mengikuti Kejuaraan Eiger Open Turnamen.

"Jadi dalam PON kali ini, mental Inayah menjadi penentu apakah dia bisa meraih hasil terbaik atau tidak," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved