Saksikan Karnaval Budaya Pelajar, Ada Kostum dari Bahan Daur Ulang

Sebanyak 304 pelajar Sumatera Selatan akan meramaikan Karnaval Budaya Pelajar Sumatera Selatan , Selasa (2/8) mendatang di PIM.

Saksikan Karnaval Budaya Pelajar, Ada Kostum dari Bahan Daur Ulang
SRIPOKU.COM/SITI OLISA
Salah satu kostum karnaval yang akan ditapilkan pada Karnaval Budaya, 2 Agustus mendatang 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 304 pelajar Sumatera Selatan akan meramaikan Karnaval Budaya Pelajar Sumatera Selatan , Selasa (2/8) mendatang di Palembang Indah Mall (PIM).

Perhelatan yang digelar oleh Dinas Pendidikan Sumsel ini juga mendatangkan tamu dari luar daerah yang akan menampilkan busana-busana mewah hasil daur ulang dengan berat mencapai puluhan kilogram. Kegiatan ini diadakan dalam rangka menyambut Asian Games 2018 mendatang yang akan dilaksanakan di Palembang.

Salah satu peserta karnaval, Windra, Minggu (30/8) mengatakan, dirinya akan membawakan kostum karnaval daur ulang dengan berat lebih dari 20 kilogram. Uniknya konsum yang didominasi warna biru ini berasal dari bahan-bahan daur ulang, seperti sumbu kompor, busa, dan bahan-bahan daur ulang lainnya.

Presiden Direktur Salatiga Carnival Center Theodurus Gary Natanael mengatakan, pihaknya menjadi tamu yag ikut mengisi dan memeriahkan Karnaval Budaya Pelajar di Palembang. Untuk itu, SCC bakal mengusung Grand Carnival dan Artware Carnival dengan tema The Unique Sriwijaya.

"Keunikan budaya khas Sriwijaya menjadi insipasi kami untuk menampilkan kostum-kostum yang selaras dengan tema yang ada. Tahun sebelumnya kami sudah mengangkat tema songket dan tahun ini kami mengangkat kekuatan bahari yang dimiliki Sumatera Selatan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, dalam penampilannya di karnaval itu, pihaknya akan memperlihatkan aneka kostum menarik dimana pamakainya akan membawa topeng-topeng khas yang mencirikan budaya Sriwijaya.

"Sriwijaya adalah bagian dari kekuatan bahari Indonesia, karena itu, akan ada juga kostum-kostum bertema kekuatan laut yang kita tampilkan," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo, Minggu (30/7) mengatakan, Dinas Pendidikan Sumsel mendatangkan tamu dari luar daerah untuk memperkaya pengetahuan pelajar Sumsel tentang budaya Indonesia pada umumnya

"Ragam budaya yang ada di Sumatra Selatan, menjadi poin penting untuk terus diingat dan dijaga oleh generasi muda. Untuk itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Selatan bakal menggelar lomba seni dan karnaval budaya pelajar se-Sumatra Selatan 2016 pada 1-4 Agustus 2016 mendatang," ujarnya.

Widodo mengharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat dan siswa yang terlibat bisa menyadari bahwasannya Asian Games bukan hanya pergelaran olahraga saja tetapi juga memerlukan budaya yang ada di Sumsel dan pada akhirnya nanti mereka siap menjadi tuan rumah yang baik.

Selain itu, pihaknya juga menggelar lomba seni seperti, lomba tari kreasi daerah, modifikasi pakaian adat, karnaval budaya pelajar.

"Budaya dari luar sudah menjamur dan budaya lokal sering tertinggal, yang dikuatirkan menjadi punah. Pelajar sebagai generasi muda sangat rentan terhadap pengaruh budaya luar. Disisi lain pelajar juga sangat tepat dan efektif dijadikan sebagai kreator atau inovator dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya khususnya di Sumatra Selatan," tutupnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved