Breaking News:

Romahurmuziy Bertekad Tiga Besar Pemilu 2019

Ketua DPP PPP, Ir H Muchammad Romahurmuziy MT menyatakan tekadnya akan merebut posisi tiga besar dalam Pemilu 2019.

Romahurmuziy Bertekad Tiga Besar Pemilu 2019
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ketua DPP PPP, Ir H Muchammad Romahurmuziy MT

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Ketua DPP PPP, Ir H Muchammad Romahurmuziy MT menyatakan tekadnya akan merebut posisi tiga besar dalam Pemilu 2019.

"Kita sudah melakukan konsolidasi. Sekarang ini Muswil, konsolidasi kita lakukan sampai bulan Juli-Agustus ini. Nanti bulan 9-11 Muscab dan itu kita lakukan untuk membentuk kepengurusan di kabupaten/kota baru. Jadi tracknya jelas 2016 tahun konsolidasi dalam bentuk organisasi. Kemudian 2017 tahun kaderisasi. 2018 tahun seleksi dan 2019 tahun kompetisi. Dengan pola pengorganisasian itulah kita yakin PPP akan menjadi 3 besar," ungkap Romahurmuziy MT pada pembukaan Muswil ke-VIII DPW PPP Sumsel yang akan berlangsung di Hotel Aston, Senin (25/7).

Kemudian kata Romahurmuziy, pihaknya merekrut wajah-wajah baru. Antara lain mengajak mantan gubernur jenderal TNI, mantan gubernur jenderal akademi TNI atau AKABRI dulu.

"Dan itu menunjukkan PPP sekarang diminati banyak kalangan. Kita tahu Pak Taufikurrahman Ruki merupakan pimpinan KPK yang integritasnya tidak kita ragukan itu juga bergabung dengan PPP. Kita tahu mantan profesional Dirut BUMN bergabung dengan PPP itu menunjukkan bahwa PPP yang hadir sekarang ini PPP yang memiliki semangat pembaharuan dan memiliki wajah yang menarik sehingga bergabung," ujarnya.

Jadi dari kacamata politik, kata Romahurmuziy pihaknya memperkuat struktural partai dengan konsolidasi organisasi dari kacamata modal sosial memperkuat dengan masuknya tokoh-tokoh baru. Dari kacamata finansial yang ini terus pihaknya dorong dengan mengekonomikan seluruh komponen Parpol yang ada di PPP.

"Jadi kita PPP akan menjadi Parpol yang melakukan distribusi ekonomi kerakyatan paling di depan dari Parpol yang lain. Mungkin sekarang belum kelihatan. Tapi setahun dua tahun lagi," ujarnya.

Menyikapi adanya Muswil DPW PPP Sumsel tandingan dari kubu kepemimpinan Djan Faridz, ia menilai PPP sudah tidak ada dualisme.

"Kan dalam organisasi itu sudah ada tata aturan dan tata kelola ya.kalau kemudian yang bersangkutan di luar garis tata kelola organisasi, dia bukan PPP. Karena bagi kami semua komponen PPP, tidak ada dualisme. Di mata pemerintah, di mata rekan-rekan politik, di mata tokoh masyarakat. Hanya ada satu PPP," katanya.

Ia menilai masih adanya kader yang mempertahankan pandangannya dinilai ingin membuat partai sendiri dan hendak mengacau PPP.

"Ini merupakan pemberontakan dan hukumnya tegas dalan Islam, habisi. Mereka tidak akan duduk dalam kepengurusan. Sebagai kader silahkan. Kita tidak akan memberhentikan kader-kader dari keanggotaannya. Sebagai pengurus karena itu sebagai panutan pemimpin, maka harus kader yang teruji. Mereka tidak lolos ujian," tegasnga.

Menanggapi pernyataan kubu Djan Faridz bakal memenangkan sengketanya di Mahkamah Konstitusi, Romahurozy menyebutnya mimpi.

"Itu mimpi. Ya mimpi. Statement bisa saja saya katakan lagi, itu mimpi. Memang mereka anggota MK? Jadi kalau orang statement, apalagi orang itu tidak usah terlalu dianggap. Karena bohongnya sudah berkali-kali. Kami sudah kebal dengan kebohongan mereka. Mereka hidup di dalam kebohongan. Bangun di atas kebohongan dan yang mereka bangun adalah kebohongan," ucapnya.

Menanggapi pernyataan yang mebyebut kubu Romahurozy merubah azaz partai menjadi Kebangkitan, anggota DPR RI ini kembali balik menyebut Wakil Ketua DPP PPP kubu Djan Faridz, Humphrey Djemat berbohong.

"Sama sekali tidak ada perubahan. Itu kebohongan lagi. Semakin membuktikan bahwa memang kebohonganlah yang dibangun. Kami tidak berkomproni dengan kebohongan. Kami berdiri di atas kebenaran. Nggak ada perubahan. Saya susah bicara dengan orang yang terus berkata bohong. Saya bisa membuktikan mereka berkata bohong sampai pimpinan puncaknya dan itu seribu kali bohong," pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved