Rizki Sudah Diizinkan Konsumsi Nasi

Rizky yang tengah dirawat di ICU RSUP dr Mohammad Hoesin Palembang, sudah diperbolehkan tim dokter mengkonsumsi nasi.

Penulis: Andi Wijaya | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Rizki Rahmat Ramadhan saat mendapat perawatan di RSMH Palembang karena mengalami obesitas. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Perkembangan kesehatan Riski Rahmat Ramadan, bocah usia 10 tahun 8 bulan yang menderita penyakit obesitas ini kian hari semakin membaik.

Terbaru, Rizky yang tengah dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUP dr Mohammad Hoesin Palembang, sudah diperbolehkan tim dokter mengkonsumsi nasi.

Rizky sempat tak sadarkan diri karena sesak napas pada Jumat lalu. Bocah kelas VI SD ini setelah siuman hanya diberikan asupan makanan bubur, dan susu dari infus yang dipasang oleh tim dokter.

"Kian hari kondisinya tambah membaik. Hari ini tim dokter juga sudah memperbolehkan Risky mengkonsumsi nasi," ungkap Dr Julius Azwar SpA (K), Selasa (26/7/2016).

Dokter spesialis anak, ahli gizi dan nutrisi ini juga mengatakan, perkembangan Riski membaik secara signifikan dari hari ke hari. Komplikasi penyakit yang diderita juga akan semakin terminimalisasi dengan baik.

Tetapi, yang menjadi lampu kuning bagi Riski adalah asupan makannya tak boleh lebih dari 2.100 kalori. Dalam artian dari tiga kali makan dalam sehari (pagi, siang dan malam), dan snack yang dimakan harus kurang standar kalori yang ditetapkan. Dari biasanya 4.500 kalori, kini Rizky harus mengkonsumsi makanan yang kalori hanya 2.200 kali saja per hari.

Apalagi, ada tiga komplikasi yang dideritanya, yakni pernafasan, hipertensi dan lipatan kulit. Tim dokter mengatakan, tetap memantau pernapasan.

Penyempitan pernapasan ini sering terjadi akibat lemak yang menghimpit membuat Rizky sesak nafas semakin menjadi.

"Kita belum bisa memindahkan Rizkyi ke ruang perawatan biasa karena Rizky masih diperlukan penanganan khusus. Tim berusaha keras agar Rizky bisa sembuh total, dan baru bisa pindah keruangan lain," ungkap Dr
Julius.

Jika sudah dinyatakan stabil oleh tim dokter, sambungnya, tentu tim dokter akan memberikan Rizki tindakan terapi penurunan berat badan. Riski akan menjalani terapi renang yang ada di rumah sakit.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved