Harga Ayam Potong dan Ayam Pramuka Belum Turun

Harga ini relatif belum mengalami penurunan sejak lebaran Idul fitri seharga Rp 43 ribu perkilonya.

Harga Ayam Potong dan Ayam Pramuka Belum Turun
SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Penjual ayam potong di pasar Tebingtinggi, Minggu(24/07/2016) 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG -- Harga ayam potong dan ayam pramuka di pasar Tebingtinggi sejak lebaran idul Fitri 1437 H, belum mengalami penurunan harga.

Perkilonya untuk ayam potong masih diharga Rp 37 ribu hingga Rp 38 ribu rupiah.

Harga ini relatif belum mengalami penurunan sejak lebaran Idul fitri seharga Rp 43 ribu perkilonya.

Padahal harga normal ayam potong di Tebingtinggi perkilonya hanya Rp 28 ribu rupiah.

Begitu juga dengan harga ayam pramuka per ekornya masih diharga Rp 43 ribu.

Pada lebaran Idul fitri Rp 46 ribu rupiah per ekornya.

Padahal sebelum lebaran harga ayam pramuka per ekor hanya Rp 35 ribu.

"Mungkin harga ini bertahan karena sebentar lagikan mendekati lebaran haji," kata Marni, pedagang ayam potong di pasar Tebingtinggi, Minggu(24/07/2016)

Dikatakan Marni harga ayam ini tergantung dari pemilik ternak ayam, karena saat ini di peternakan ayam masih kecil-kecil jadi stok ayam sedikit harganya pun naik.

"Kata pemasok ayam, di peternakan ayam masih kecil, yang besar sedikit jadi ayam sulit," ungkapnya, diakui Helen pedagang ayam potong lainnya.

Ilham (48) pedagang ayam pramuka mengakui harga ayam pramuka masih cukup tinggi, harga ayam pramuka di Tebingtinggi dipasok dari Padang Sumaterabarat.

Menurutnya sejak lebaran Idul fitri harga ayam secara berangsur akan mengalami penurunan, walaupun belum terjadi, namun akan menurun seiring waktu.

"Dari toke memang harganya belum turun, kami juga mengikuti, kalau dari sananya turun kami penjual pun mengikuti," jelasnya.(*)

Penulis: Awijaya
Editor: Darwin Sepriansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved