Bupati OKU Timur Berharap Pemerintah tidak Mengimpor Beras

Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Bupati OKU Timur HM Kholid MD berharap pemerintah pusat tidak mengimpor beras saat panen padi.

SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Panen padi di Kabupaten Empatlawang 

SRIPOKU.COM, MARTAPURA -- Untuk meningkatkan kesejahteraan petani, Bupati OKU Timur HM Kholid MD berharap kepada pemerintah pusat untuk tidak melakukan impor beras saat terjadi musim panen tiba di wilayah Sumatera terutama di wilayah Sumsel yang otomatis akan berdampak pada anjloknya harga beras dan gabah.

Menurut Kholid, kebijakan nasional untuk memenuhi kebutuhan pangan biasanya mengacu pada pulau Jawa yang mayoritas pada bulan Januari-Februari belum melakukan pemanenan sehingga pemerintah menilai saat itu merupakan musim peceklik.

Namun pemerintah tidak melihat di wilayah Sumatera seperti di OKU Timur. Pada awal tahun tersebut merupakan musim panen dimana padi dan beras melimpah.

"Jika pemerintah melakukan impor beras ketika musim panen tiba. Maka dapat dipastikan harga beras akan anjlok yang otomatis petani akan menjerit. Jika mengacu pada pulau Jawa memang pada bulan 1-2 curah hujan tinggi. Namun untuk wilayah Sumsel apalagi yang menggunakan Irigasi tekhnis bulan-bulan tersebut waktunya panen raya," kata Kholid.

Untuk itu kata Kholid, agar masyarakat terutama petani semakin sejahtera, pemerintah pusat diharapkan jika akan melakukan impor beras hendaknya dilaksanakan saat musim peceklik tiba sehingga tidak merugikan dan berdampak pada trauma petani yang disebabkan oleh anjloknya harga beras.

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved