Tiga Presiden RI Bakal Kumpul di Palembang

Tiga Presiden RI bakal kumpul mengisi acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) VII Komisi Informasi se-Indonesia 2016 .

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Dari kiri: Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Drs Muhammad Zaky Shahab selaku Ketua Panitia Pelaksana Lokal Rakornas VII Komisi Informasi se-Indonesia 2016, Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Kafri Jaya SH MSi, Kabid SKDI Dishubkominfo Sumsel H Afrian Joni SE MM selaku Wakil Ketua Pelaksana, dan Sekretaris Panitia H Agus Srimudin SPdi MIKom memberikan keterangan persiapan kegiatan, Kamis (21/7/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Tiga Presiden RI bakal kumpul mengisi acara Rapat Koordinasi Nasional Rakornas VII Komisi Informasi se-Indonesia 2016 yang dijadwalkan 18-21 Oktober 2016 di Hotel Aryaduta Palembang.

"Kita berharap Rakornas VII yang akan digelar di Palembang ini akan dihadiri Presiden RI ke-5 Ibu Hj Megawati Soekarnoputri, Presiden RI ke-6 Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo,"

"Tonggak pengesahan UU No 14 Keterbukaan Informasi Publik ditandatangani semasa Presiden SBY. Kalau semua hadir ini akan tertulis dalam tinta emas," ungkap Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Drs Muhammad Zaky Shahab.

Muhammad Zaky Shahab selaku Ketua Panitia Pelaksana Lokal Rakornas VII Komisi Informasi se-Indonesia 2016 didampingi Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel Kafri Jaya SH MSi, Kabid SKDI Dishubkominfo Sumsel H Afrian Joni SE MM selaku Wakil Ketua Pelaksana, dan Sekretaris Panitia H Agus Srimudin SPdI MIKom, Kamis (21/7/2016).

Rakornas ini bertujuan dalam rangka mensinergikan kelembagaan KI se-Indonesia. Baik sengketa informasi, edukasi. Tujuan menselerasakan strategi.

"Kita panitia lokal. Ada panitia nasional. Ini hajat nasional yang menggunakan tempat di sini. Tema sentral itu yang menentukan pusat. Kalau tema lokal, menggelorakan kedaulatan informasi," terang Zaky.

Penunjukan Sumsel sebagai tuan rumah Rakornas VII akan kumpul di Sumsel melalui perjuangan yang cukup alot. Awalnya pada rapat pleno Rakornas VI di Banda Aceh, KI Sumsel menyatakan siap jadi tuan rumah.

Setelah di pleno kepengurusan Komisi Informasi Pusat di Jakarta ternyata Jatim yang tadinya mengaku tidak sanggup. Bahkan Riau.

Namun akhirnya KI Pusat hasil plenonya tanggal 3 Juni 2016 menetapkan Sumsel sebagai tuan rumah. Mereka punya persyaratan yang harus dipenuhi yakni ada rekomendasi dukungan gubernur.

"8 Maret 2016 ada rekomendasi Bapak Gubernur Sumsel. Surat inilah yang memantapkan Sumsel layak jadi tuan rumah. Transparansi informasi publik. Kalau bisa dihadiri Pak Jokowi,"

"Tema transparansi Rakornas dan menyongsong Asian games. Di dalam itu transparansi di seluruh Indonesia. Bukan hanya di Sumsel. Rakornas itu penyeragaman transparansi. Timbul roh yang lebih baik,"

"Rakornas VII harus muncul roh keseragaman transparansi yang bisa disaksikan Bapak Presiden. Kalaupun sukses di Rakornas ini akan jadi percontohan transparansi informasi," kata Zaky.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved