Kultum
Ramadan Bulan Pendidikan
BULAN suci Ramadan adalah bulan istimewa bagi umat Nabi Muhammad. Karena pada bulan ini semua ibadah dilipatgandakan Allah SWT. Sehingga tidak heran k
Oleh : Thoha Ruddin, S.Ud
Staf LP2M - UIN Raden Fatah Palembang
SRIPOKU.COM - BULAN suci Ramadan adalah bulan istimewa bagi umat Nabi Muhammad. Karena pada bulan ini semua ibadah dilipatgandakan Allah SWT. Sehingga tidak heran kalau umat-umat sebelum nabi Muhammad merasa iri dan berharap menjadi umat Nabi Muhammad SAW. Seiring dengan keistimewaan Ramadan, maka sangatlah penting untuk mengetahui lebih dalam rahasia yang terkandung dalam bulan yang penuh ampunan ini, sehingga dalam melaksanakan ibadah menjadi lebih mantap dan mendapatkan predikat taqwa sesuai dengan janji Allah SWT dalam surat Al-Baqarah 183.
Berita Lainnya: Marhaban Ya Ramadan
Dengan memperdalam pengetahuan tentang amaliyah ibadah di bulan yang penuh rahmat ini, maka peluang diterimanya amal kita akan semakin kuat. Karena ibadah tanpa didasari ilmu maka ibadah tersebut akan ditolak sehingga jerih payah dalam melaksanakan puasa dan ibadah lain di Ramadan menjadi tidak berguna dan sia-sia jika tidak dilandasi dengan pengetahuan yang cukup.
Puasa di bulan Ramadan bisa diibaratkan seperti sekolah khusus yang dalam pelaksanaan akademiknya selalu dibuka dengan kegiatan sahur dan shalat Teraweh. Sekolah khusus Ramadan juga memiliki tujuan yang sangat praktis yaitu untuk menyerap nilai-nilai moral kemanusiaan yang paling tinggi. Siapa saja yang memasuki sekolah ini, akan mendapatkan karunia Ilahi. Jika ia berpuasa sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan melakukan ibadah tambahan sesuai yang telah dicontohkan, maka ia akan lulus dengan menyandang gelar kesarjanaan "al-muttaqin". Dengan gelar ini maka orang akan mendapatkan jaminan ampunan dari Allah SWT dan terbebas dari api neraka.
Puasa Ramadan juga mampu mendidik sikap takwa kaum muslimin. Sebab, tujuan yang ingin dicapai dari ibadah puasa adalah untuk membentuk pribadi-pribadi yang bertakwa. Yakni pribadi yang mampu menghadirkan Allah SWT dalam setiap aktivitas dan perilakunya. Dengan kehadiran Allah itulah, maka seorang mukmin akan senantiasa terbimbing dalam melaksanakan ajarannya dan terjaga dari segala perbuatan yang dilarang-Nya.
Puasa Ramadan juga mendidik kaum muslimin untuk berinfak sehingga terbentuk jiwa dermawan dengan memberikan kebaikan kepada orang lain. Ramadan mendidik umat untuk bisa merasakan penderitaan dan kesulitan ketika kaum muslimin lainnya menderita lapar dan dahaga. Ia juga akan merasakan lapar dan dahaga, sama menderitanya yang para fakir miskin. Sehingga, di saat ia melihat orang lain serba kekurangan, maka tersentuhlah hatinya untuk berbagi kepada mereka.
Ramadan juga mampu mendidik memiliki rasa persatuan, persaudaraan, dan kasih sayang. Segenap kaum muslimin di seluruh penjuru dunia akan berpuasa pada hari yang sama dan berbuka pada hari yang sama pula. Mereka akan mulai berpuasa pada saat yang sama, ketika fajar, dan berbuka di saat yang sama pula, yaitu ketika maghrib. Ramadhan dengan demikian, tidak membedakan antara yang kaya dan miskin, penguasa dan rakyat biasa. Sungguh luar biasa, ada jiwa kebersamaan yang memasuki hati kaum muslimin pada bulan Ramadan.
Ringkasnya, bulan Ramadan adalah bulan yang tepat dalam mencari, mengembangkan bahkan mengamalkan syariat Islam demi kebaikan bersama. Pada bulan inilah kita akan memaksakan diri kita untuk menjalankan kewajiban dari Allah. Ramadan dengan demikian adalah bulan yang keistimewaannya dapat dinikmati bahkan jauh hari sebelum pelaksanaannya. Alangkah indahnya jika Ramadan selalu hadir mendidik dan membimbing diri kita untuk menjadi manusia yang lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pesantren-kilat-di-halaman-gedung-sman-3-palembang_20160609_152626.jpg)