Jual Motor Gadaian, Hendri Terancam Minimal Empat Tahun Penjara

Pelaku ini menerima gadaian motor dari korban, namun dia jual kembali

Jual Motor Gadaian, Hendri Terancam Minimal Empat Tahun Penjara
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Hendri, tersangka penjual motor gadaian

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hendri (42), tak berkutik saat dijemput tim Buser Polsek SU II Palembang di rumahnya kawasan Jalan Pertahanan Kelurahan 16 Ulu Kecamatan SU Il Palembang, Kamis (9/6/2016).

Hendri terpaksa harus merasakan dinginnya di balik jeruji sel penjara akibat ulahnya sendiri.

Hendri nekat menjual sepeda motor yang digadaikan kepada dirinya.

Berdasarkan laporan korban bernomor LP-B/082/IV/Sumsel/Resta/Sek. SU-II, tgl 12-4-2016, kejadian berawal pada tanggal 30/12/2015.

Ketika itu pelapor Herman mendatangi rumah untuk meminjam uang sebesar Rp 800 ribu.

Lalu sebagai jaminannya, Herman menjaminkan sepeda motornya kepada Hendri beserta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dengan kurun waktu 2 bulan ke depan.

Setelah itu, pada tanggal 1/2/2016, dengan membawa uang tebusan, korban kembali mendatangi rumah pelaku untuk mengambil motor yang telah digadaikannya kepada Hendri.

Namun, betapa kagetnya, ia mendapatkan bahwa motor miliknya sudah dijual kepada orang lain.

Merasa tidak senang dengan perbuatan Hendri, Herman mendatangi Mapolsek SU II untuk melaporkan perbuatan yang dilakuan oleh pelaku.

Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara didampingi oleh Kapolsek SU II Kompol Mulyono mengatakan setelah mendapatkan laporan dari korban, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu pelaku.

Pelaku akan dikenakan pasal 375 KUHP dengan ancaman kurungan di atas empat tahun penjara.

"Pelaku ini menerima gadaian motor dari korban, namun dia jual kembali, makanya akan kita kenakan pasal 375 KUHP tentang penggelapan. Untuk barang bukti, kita amankan satu unit sepeda motor," katanya.

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved