Sekolah Diminta Jangan Tolak Calon Siswa yang Belum Memiliki Akte Kelahiran‎

meskipun calon siswa yang mendaftar belum memiliki akte kelahiran, tetap harus diterima dulu, nanti akte kelahirannya bisa disusul.

Sekolah Diminta Jangan Tolak Calon Siswa yang Belum Memiliki Akte Kelahiran‎
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Rudi Irawan Ishak, Kadisdukcapil Kabupaten Musirawas

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Musirawas, H Rudi Irawan Ishak mengatakan, pihaknya sudah sepakat dengan Dinas Pendidikan setempat, bahwa dalam penerimaan siswa baru (PSB) tahun 2016 ini, tidak boleh ada hambatan. Terutama menyangkut administrasi kependudukan, seperti akte kelahiran. Jadi meskipun calon siswa yang mendaftar belum memiliki akte kelahiran, tetap harus diterima dulu, nanti akte kelahirannya bisa disusul.

"Jangan sampai sekolah menolak calon siswa baru, karena anak yang bersangkutan belum memiliki akte kelahiran.‎ Yang penting terima dulu, nanti akte bisa disusul, lapor ke Capil, nanti kita buatkan, gratis. Persoalan akte bukan alasan, tidak boleh ada warga yang tidak bersekolah karena tidak ada akte. Terkait hal ini kita kordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan sudah disepakati," kata H Rudi Irawan Ishak.

Tak hanya untuk calon siswa baru, menurutnya siswa yang sudah bersekolah dan belum memiliki akte kelahiran juga bisa membuat akte kelahiran di kantor Disdukcapil. Syaratnya, tinggal membawa kartu nikah orang tuanya, dengan surat dari bidan. Jika sudah terdaftar dalam kartu keluarga, tidak perlu lagi membuat surat pengantar dari RT. Kemudian, jika surat dari bidan tidak ada, maka untuk membuat akte kelahiran, bisa membuat surat pertanggungjawaban mutlak, dari yang bersangkutan atau pemohon.

Menurutnya, hal ini sudah sering disosialisasikan, bahkan pihak Disdukcapil sudah melakukan jemput bola dengan mendatangi kecamatan-kecamatan hingga ke desa-desa, untuk pengurusan administrasi kependudukan. Ditegaskannya, dalam mengurus administrasi kependudukan ini, tidak dipungut biaya apapun.

"Selama ini sudah ada surat edaran, bahwa mengurus administrasi kependudukan itu gratis. Jadi masyarakat tak usah khawatir, tidak dipungut biaya apapun dalam pengurusan administrasi kependudukan ini," katanya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved