Disdikpora Palembang Optimalkan Pendidikan Berbasis Religi

Disdikpora Kota Palembang menghimbau kepada semua sekolah untuk menggalakkan metode karya wisata.

SRIPOKU.COM/SITI OLISA
Kepala Disdikpora Kota Palembang, Ahmad Zulinto, menandatangani MoU dan melaunching Program Pembinaan Karakter Berbasis Alquran dan Wisata Religi di Alquran Raksasa di Gandus. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang menghimbau kepada semua sekolah mulai sekolah dasar sampai menengah atas untuk menggalakkan metode karya wisata, terutama wisata religi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang tempat-tempat bersejarah yang ada di Kota Palembang.

Kepala Disdikpora Kota Palembang, Ahmad Zulintho, usai melaunching "Program Pembinaan Karakter Berbasis Al Quran dan Wisata Religi" di Alquran Raksasa di Gandus, Kamis (2/5/2016) mengatakan, Kepala Bidang (Kabid) Disdikpora akan membuat jadwal kunjungan masing-masing sekolah. Untuk tahap awal, pihaknya bekerja sama dengan Bait Alquran (Alquran Raksasa).

"Semua sekolah, mulai SD sampai SMA dihimbau untuk menggunakan metode karya wisata. Pada tahap awal ini, Disdikpora Palembang melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Alquran Raksasa. Untuk wisata religi, sekolah bisa mengunjungi Alquran Raksasa yang ada di Gandus. Setiap harinya akan ada sekolah yang datang ke tempat ini sesuai dengan jadwal yang kami buat," ujarnya.

Kedepannya juga ada tempat lainnya yang bisa dikunjungi untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang tempat bersejarah di Palembang, seperti Kawah Tengkurep, Bukit Siguntang, Masjid Agung, dan tempat-tempat wisata lainnya.

Direktur Alquran Al Akbar, Riza Palevi mengatakan, dengan adanya MoU ini, pengunjung dari sekolahan bisa menyaksikan langsung video tentang sejarah pembuatan Alquran.

"Kami sudah menyiapkan home theater untuk memutar video pembuatan Alquran Al Akbar ini. Kami juga menyiapkan kelas motivasi untuk anak-anak sekolah yang berkunjung ke Alquran Al Akbar. Durasi waktu yang disiapkan untuk kegiatan ini 2,5 jam," ujarnya.

Realisasi MoU ini mulai akan dilaksanakan pada 1 Ramadan mendatang. "Selama 30 hari selama Ramadan kami menargetkan sebanyak 1.000 siswa atau paling sedikit sekitar 500 siswa per hari. Waktu kunjungan mulai dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB," ujarnya.

Sementara itu Walikota Palembang, Harnojoyo mengatakan, banyak orang kota Palembang tidak mengetahui keberadaan wisata kotanya sendiri. Dengan adanya MoU ini, Pemerintah Kota Palembang melalui Disdikpora Kota Palembang bisa meningkatkan dan mengenalkan bangunan dan tempat-tempat bersejarah di Kota Palembang," tutupnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved