Kakanwil Kemenkum dan HAM Ajak Masyarakat Awasi Orang Asing
Kakanwil Kemenkum & HAM Sumsel Drs Juliasman Purba MSi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, MUARAENIM--- Memasuki era perdagangan bebas dunia, Kakanwil Kemenkum & HAM Sumsel Drs Juliasman Purba MSi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap orang asing.
"Kita memang tidak bisa melarang mereka masuk ke Indonesia, namun setidaknya kita bisa mengawasi gerak-gerik orang asing terutama yang bisa membahayakan negara dan keutuhan NKRI," ujar Juliasman disela-sela kegiatan pisah sambut Kalapas Klas II B Muaraenim, di Lapas Klas II B Muaraenim, Selasa (31/5/2016).
Menurut Juliasman, adapun bentuk pengawasan tersebut bisa dilakukan dengan membentuk semacam tim di setiap Kabupaten/Kota, bahkan bila perlu sampai ke kecamatan, sehingga setiap gerak gerik mencurigakan dari warga negara asing bisa diketahui secara dini dan cepat.
Ditambahkan Juliasman, bahwa mutasi dan pergantian jabatan merupakan dinamika sebuah organisasi dan regenerasi bagi estafet kepemimpinan. Untuk itu, mutasi harus disikapi dengan arif dan bijaksana karena jabatan adalah amanah yang nantinya akan dipertanggungjawabkan.
Sedangkan untuk masalah over kapasitas, itu hampir dialami seluruh Lapas/Rutan di Indonesia, termasuk personilnya. Untuk saat ini, tentu diperlukan innovasi dan ide brilian dari setiap Lapas/Rutan untuk mengatasinya. Dan khusus untuk Napi narkoba, tentu harus dilakukan rehabilitasi tidak bisa hanya dengan pemberian siraman rohani saja.
"Lapas ini merupakan tanggungjawab bersama terutama untuk pembinaan warganya," ujar Juliasman.
Bupati Muaraenim Ir H Muzakir SS, mengucapkan selamat jalan dan terimakasih kepada pejabat lama, dan selamat datang dan bertugas kepada pejabat yang baru. Kedepan pihaknya berharap hubungan yang baik terus berlangsung dan meningkat.
Bahkan jika kemampuan keuangan daerah memungkinan, kedepan Pemkab Muaraenim akan membangunkan bangunan untuk tambahan kapasitas Lapas yang saat ini sudah over kapasitas.
Kalapas Klas II B Muaraenim Rudik Erminanto BcIP SH MH, meminta kerjasama dan bantuan sebelumnya untuk terus dilanjutkan, sebab dengan keterbatasan petugas, kapasitas lapas serta kemampuan anggaran Lapas saat ini, tentu cukup menyulitkan Lapas, dan ini perlu kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat .
Menurutnya merupakan tanggungjawab bersama untuk menjaga Lapas Muaraenim tetap kondusif. Sebab tanpa dukungan dari pemrintah, masyarakat dan stake holder tentu keberadaan Lapas Muaraenim akan sulit.
"Saya minta dukungan dan kerjasamanya seperti pejabat sebelumnya, bahkan ditingkatkan," ujar Erminanto yang sebelumnya menjabat di Lapas Tanjung Balai, Asahan, Sumut.
Sementara itu Kalapas Probolinggo Imam Purwanto BcIP SH MH yang merupakan mantan Kalapas Klas II B Muaraenim, bahwa pihaknya mengucapakan banyak terimakasih dan permohonan maaf jika ada kesalahan selama bertugas di Kabupaten Muaraenim.
Dan ia mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat terutama Pemkab Muaraenim yang sering membantu Lapas terutama pada saat ada kesulitan dan permasalahan sehingga kondisi Lapas aman, kondusif dan terkendali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pisah-sambut_20160531_224004.jpg)