Gerebek Tempat Pengolahan Minyak Ilegal di Muba, Empat Orang Diamankan

Menurut M Muyon (27), ia hanya bekerja di tempat tersebut dan setidaknya, ia telah bekerja selama enam bulan.

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Keempat orang yang diamankan dari tempat pengolahan minyak saat berada di Polda Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Setelah berhasil mengamankan sebanyak 18 warga Jambi yang terdiri dari sembilan sopir dan sembilan kernet mobil pengangkut minyak ilegal asal Bayunglincir Musi Banyuasin (Muba) tujuan Jambi, Unit IV Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel terus melakukan pengembangan.

Tak sia-sia, petugas akhirnya berhasil membongkar sebuah tempat pengolahan minyak di Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayunglincir Muba. Setidaknya, empat orang diamankan dalam penggerebekan tersebut.

Menurut M Muyon (27), ia hanya bekerja di tempat tersebut dan setidaknya, ia telah bekerja selama enam bulan.

"Di sana kerjanya mengolah minyak mentah dari warga menjadi minyak masak. Dan per bulan, saya digaji Rp 1,5 juta," ungkapnya saat ditemui di Polda Sumsel, Selasa (31/5/2016).

Muyon juga menjelaskan, cara mengolah minyak minyak mentah itu dimasukkan dalam wajan dan dicampur air keras (cuka para) dengan takaran satu ton minyak mentah dicampur dua botol air keras.

"Harus dicampur air keras biar kotoran-kotorannya turun, misal aspal," terangnya.

Setelah itu, dikatakan Muyon, hasilnya kemudian diendapkan selama enam jam dan kemudian minyak tersebut disuling kembali. Kemudian, ditambahkan minyak kelapa agar bau tidak begitu menyengat.

"Habis dicampur minyak kelapa baru bisa dipakai. Baru dijual lagi," jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit IV Tipidter Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Tulus Sinaga melalui Kanit IV, Kompol Suryadi mengatakan, keempat orang tersebut diamankan dari tempat pengelolah minyak yang diketahui merupakan pegawai sedangkan, pemiliknya, DL masih diburu.

"Saat digrebek, pemilik usaha berinisial DL tidak ada di lokasi. Lokasi tempat ini jauh dari pemukiman. Kemungkinan itu untuk mengelabui petugas," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved