Diterjang Kanguru, Implan Payudara Seorang Wanita Pecah

Kanguru itu tiba-tiba melompati pembatas jalan dan mendaratkan kaki belakangnya di pinggang kiri Sharon, dan kemudian punggung Helen.

Editor: Soegeng Haryadi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, CANBERRA -- Sharon Heinrich, warga Canberra, Australia, bersama satu kawannya, Helen Salter, terluka akibat dilompati kanguru, saat sedang bersepeda.

Kantor Berita Associated Press, Senin (30/5/2016) menyebut, wanita berusia 45 tahun itu sedang menyusuri kawasan wisata Clare Valley, yang berada di Australia selatan, Rabu lalu.

Saat itu, Sharon sedang bersepeda bersebelahan dengan Helen. Tiba-tiba muncul seekor kanguru berukuran besar yang berdiri di jalur menanjak.

Saat ketika keduanya melintas, kanguru itu tiba-tiba melompati pembatas jalan dan mendaratkan kaki belakangnya di pinggang kiri Sharon, dan kemudian punggung Helen.

Insiden itu membuat kedua wanita tadi terpental dari sepeda.

"Saat pertama kali melihat hewan itu, saya pikir lucu ya. dan tiba-tiba dia melompat ke arah saya," ungkap Sharon.

"Setelah saya jatuh, saya berusaha mendorong hewan itu dan kemudian dia melompat ke arah Helen, dan membuat Helen jatuh juga," kata dia.

"Kanguru itu terlihat damai, dan sama sekali tidak menunjukkan ekspresi marah awalnya," sambung dia.

Sharon mengaku mengalami patah tiga tulang rusuk dan akan menjalani operasi Kamis depan. Selain tulang rusuk patah, implant payudara yang dipasangnya pun pecah.

"Implant ini kan bekerja seperti kantung air, dan kemarin pecah akibat siksaan kanguru itu," kata dia dengan nada bercanda.

Menurut Sharon, Helen pun mengalami cidera gegar otak akibat kecelakaan ini.

Namun, saat kejadian wanita itu masih mampu memindahkan sepeda mereka ke tempat terdekat, dan menelepon ambulan untuk Sharon.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan dari Helen.

Sharon dan Helen diketahui bekerja sebagai perawat di Kota Clare. Mereka pun terbiasa melihat kanguru di kawasan tersebut.

Kendari demikian, mereka tentu tak pernah menduga bahwa kanguru bisa melompat ke arah sepeda, dan menyebabkan cidera serius.

Lucunya, suami Sharon masih sempat memberikan mainan berbentuk kanguru bertinju sebagai kenang-kenangan, saat istrinya dirawat.

"Inilah yang bisa saya lakukan sekarang, menertawakan kejadian itu dan menunggu pulih," kata dia.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved