Zuriat Palembang: Soal Wawako, Jangan Intervensi Wako
Jadi jangan sampai pihak-pihak tertentu untuk menekan ataupun mengintervensi dan memaksakan kehendak yang tidak sependapat dengan pilihan Walikota,"
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Zuriat Palembang menyatakan dukungan penuh kepada Walikota Palembang H Harnojoyo SSos dalam menentukan pilihannya Wawako sebagai pendamping untuk menjalankan fungsi organisasi, birokrasi Pemkot Palembang.
"Hal ini merupakan kebijakan politik Walikota. Jadi jangan sampai pihak-pihak tertentu untuk menekan ataupun mengintervensi dan memaksakan kehendak yang tidak sependapat dengan pilihan Walikota," ungkap Ketua Umum Badan Pengurus Zuriat Palembang Kombes Pol Purn Drs H Mgs Zainal Abidin SH MM didampingi para pengurus lainnya saat berziarah ke Makam Pendiri Kesultanan Palembang Darussalam Susuhunan Abdurrahman Khalifatulmukminin Syaidul Imam di Komplek Raja-raja Palembang Jl Candiwalang Samping Pasar Cinde, Minggu (29/5/2016).
Sementara itu menurut Sekum BPZP Kgs Lukman Hakim BSC didamping Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Mgs Rudy M Soleh, secara pribadi menilai kewenangan dan kebijakan politik Walikota untuk menentukan siapa yang tepat mendampinginya sebagai Wawako tentulah Walikota Palrmbang itu sendiri dan dukungan DPRD Palembang.
"Muncul dan beredarnya nama figur Fitrianti Agustinda bukan pilihan asal-asalan. Hal ini tentu melalui proses politik dan pertimbangan yang matang dan cukup lama hingga akhirnya Walikota Harnojoyo menentukan satu pilihan di antara pilihan yang lain. Yaitu figur dari kalangan wanita sebagai Wawako," katanya.
Hal senada disampaikan Wasekum Kgs M Idham yang menyebut mengenal sosok Fitrianti Agustinda.
"Saya tahu persis karakter, kemampuannya tidak perlu diragukan lagi. Baik sebagai pengusaha dan politisi yang sekarang duduk di DPRD Kota Palembang," ujar Idham.
Sementara Bendahara Umum BP Zuriat Palembang Mgs HA Syafawi Nawawi SH menyatakan dalam menentukan siapa Wawako Palembang agar diserahkan kepada mekanisme dan kebijakan politik sesuai aturan.
"Singkirkan pemaksaan politik sehingga tidak menimbulkan polemik yang berkepanjangan fungsi demokrasi Pemkot. Yaitu DPRD Palembang untuk menentukan Wawako, siapa yang pantas dan diterima oleh semua pihak sehingga Pemkota Palembang dapat melaksanakan program utamanya Palembang Emas (Elok, Madani, Aman, Sejahtera) yang diidam-idamkan masyarakat Kota Palembang," kata Syafawi Nawawi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/zainal-abidin_20160516_011533.jpg)