Tak Ada Nama Yudha, Petinggi PDI Perjuangan Sumsel Enggan Komentar
Para petinggi DPD PDI Perjuangan Sumsel enggan berkomentar terkait dua nama yang diusulkan jadi calon wakil walikota.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pasca Walikota Palembang H Harnojoyo menyerahkan dua nama Cawawako ke DPRD Palembang, para petinggi DPD PDI Perjuangan Sumsel enggan berkomentar.
Pasalnya setelah Ketua DPRD Kota Palembang yang juga dari kader PDI Perjuangan H Darmawan SH membuka amplop, ternyata nama yang diusulkan adalah Fitrianti Agustinda SH (adik kandung mantan Walikota Palembang Romi Herton) yang diusung oleh PPP dan PKS, dan satu nama lagi yaitu Suhaili yang juga didukung oleh PKS. Sementara Cawawako yang selama ini diusung PDI Perjuamgam Ir H Yudha Rinaldi tidak tertera namanya.
"No comment dululah, itu domainnya partai. Silahkan hubungi Pak Ketua saja (Giri Ramandha Kiemas) biar beliau yang menjelaskannya," kata Yudha via ponselnya, Senin (23/5/2016).
Ketika disinggung soal peluang apakah masih ada kesempatan dia untuk tetap bertahan sebagai calon Wawako dari usungan PDIP, Yudha pun enggan bicara banyak.
"Kalau soal itu nanti saya tanyakan terlebih dahulu," kata mantan anggota DPRD Sumsel.
Jika sesuai dengan proses dan prosedur yang ada, setelah dua nama tersebut diajukan ke DPRD Palembang, maka Panlih akan melakukan evaluasi yang lalu kemudian melakukan pemilihan pada tanggal 3 Juni 2016 mendatang. Wawako akan dipilih oleh seluruh anggota DPRD Palembang dengan jumlah 50 orang.
Sementara Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas SE MM dihubungi ponselnya tidak diangkat, WhatsApp-nya hanya dibacanya saja namun tidak dijawab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/hm-giri-ramanda-n-kiemas_20160523_183806.jpg)