PT GPB Siap Lengkapi Persyaratan
“ Tidak apa-apa distop sementara sambil kita melengkapi persyaratan yang masih kurang," terang Adel.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM.BATURAJA--- Humas PT GPB , Wakil Direkur Liauw Cui Limn didampingi Humas , Adel Mokodongan menyatakan siap melenggkapi kekurangan persyaratan.
“ Tidak apa-apa distop sementara sambil kita melengkapi persyaratan yang masih kurang," terang Adel.
Sementara itu aksi gebrak meja, naik meja saling tunjuk dan menghancurkan meja yang dipertontonkan di Gedung Dewan Yang Terhormat di Kabupaten OKU Selasa (17/5/2016) membuat cukup mengejutkan.
Rapat mediasi untuk mencarikan solusi tuntutan massa yang menamakan dirinya Barisan Pemuda Lengkiti Bersatu dari Desa Karangendah Kecamatan Lengkit dengan pihak perusahaan PT Gunung Pantara Barisan sempat ricuh.
Puluhan massa dari Barisan Pemuda Lengkiti Bersatu ini menolak kehadiran PT GPB di Lengkiti Kabupaten OKU. Sementara dalam ruangan itu ada juga warga dari Kecamatan Lengikiti namun beda desa menyatakan mendukung kehadiran investor yang akan berinvestasi di Bumi Lengkiti.
Suasana mulai memanas, saat perwakilan dari Barisan Pemuda Lengkiti Bersatu menyatakan akan melakukan sweeping terhadap Kartu Tanda Penduduk peserta rapat yang bukan penduduk dan menyuruh keluar dari ruangan.
Pemuda dari Desa yang beda namun masih di Kecamatan Lengkiti kemudian membalas dengan kata-kata yang sama,” Kalu makitu kito sweeping juga KTPnyo, apakah dibarisan situ wong Lengkiti galo,” kata Robet warga Kecamatan Lengkiti. Tak plak lagi, terjadi saling tunjuk dan suasana semakin memanas dan pecah kericuhan.
Disisi lain, pihak investor Wakil Direkur Liauw Cui Limn , Syarifuddin Konsultan dan Adel Mokodongan (humas) terlihat tetap diam di tempat duduk masing-masing.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/penjelasan-perusahaan_20160518_000231.jpg)