Prof Dr Truman Paparkan Rumah Peradaban Gua Harimau

Rumah Peradaban adalah ruang atau kegiatan pemasyarakatan peradaban bisa dalam bentuk fisik maupun dalam bentuk kegiatan indoor ataupun outdoor

Penulis: Leni Juwita | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Ketua Tim Peneliti Arkenas Prof DR Truman Simanjuntak saat memaparkan rumah peradaban Gua Harimau di dalam Gua Putri Desa Padangbindu Kecamatan Semidangaji. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Ketua Tim Penelitian Puslit Arkenas Prof Dr Truman Simanjuntak memperkenalkan Rumah Peradaban Gua Hatimau yang dipusatkan di dalam Gua Putri Desa Padang Bindu Kecamatan Semidangaji Kabupaten OKU, Senin (16/5/2016).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kadin Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camalyn Sinaga SSTP MSi, Kapuslit Arkenas Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Drs I Made Geria MSi selaku penyelenggara dengan tema Penelitian OKU untuk menunjang Rumah Peradaban Situs Gua Harimau Padangbindu OKU Provinsi Sumatera Selatan, serta Bupati OKU diwakili Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten OKU Paisol Ibrahim SE MM.

Menurut Prof Truman, situs yang bermanfaat hasil temuan peneliti di rekomendasikan ke lembaga terkait untuk dimanfaatkan. Di hadapan sekitar 300 peserta yang terdiri dari siswa SLTA se-Kabupaten OKU, para kepala sekolah, guru sejarah dan pengelola gua, Prof Truman menjelaskan, Rumah Peradaban adalah ruang atau kegiatan pemasyarakatan peradaban bisa dalam bentuk fisik maupun dalam bentuk kegiatan indoor ataupun outdoor.

Prof Truman mengajak semua peserta ikut terlibat dalam rumah perdaban ini

“Aku datang aku dengar aku melihat hingga aku mencintai peradapan leluhur.” Itulah yel yel yang digemakan di dalam Gua Putri. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan peserta semakin tertarik untuk mempelajari budaya sendiri.

Dikesempatan itu Ketua Tim Peneliti Situs Padangbindu menjelaskan, anak muda khususnya generasi penerus bangsa harus tahu siapa diri kita dan mau kemana kita. Kemudian memberikan kontribusi untuk bangsa supaya terbuka pikiran mengenai budaya dan peradaban lalu menelusuti masa lampau sejarah OKU.

Sedangkan Kapuslit Arkenas Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Drs I Made Geria MSi mengaku sangat senang ternyata setelah dia bertemu dengan ratusan siswa di OKU ternyata siswa setempat sudah cukup mengenal tentang situs Padang Bindu dan temuan kerangka manusia prasejarah di Gua Harimau.

“Ayo kita mengungkap, memaknai dan mencintai,” imbuh Drs I Made Geria MSI seraya mengajak siswa agar tidak takut ke gua karena banyak peninggalan sejarah yang harus digali dan dicari untuk diceritakan dimasa sekarang.

Sedangkan Kadin Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camalyn Sinaga SSTP MSi memberi appresiasi terhadap kegiatan edukatif Kapuslit Arkenas Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Irene berjanji akan menjadikan Gua Harimau sebagai tujuan wisata.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved