Pura-pura Jadi Dukun, Pria ini Malah Perkosa dan Siksa Remaja Selama Empat Hari

Gadis berusia 16 tahun yang bernama Sara ini awalnya dibawa kepada sang dukun palsu setelah merasakan sakit di perut dan mengalami masalah psikiatrik

Penulis: Ahmad Sadam Husen | Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, PAKISTAN -- Seorang pria yang diklaim berpura-pura menjadi dukun nekat memperkosa dan menyiksa seorang gadis remaja selama empat hari, sebelum akhirnya mengklaim kalau leher sang gadis sudah dicekik oleh roh jahat.

Dikutip dari Daily Star (13/5/2016), dukun palsu ini beralasan kalau ia melakukan hal tersebut demi mengusir roh jahat yang ada di dalam tubuh sang gadis, setelah ibunya membawanya untuk dilakukan proses pengusiran setan.

Gadis berusia 16 tahun yang bernama Sara ini awalnya dibawa kepada sang dukun palsu setelah merasakan sakit di perut dan mengalami masalah psikiatrik.

Malang, tubuh sang gadis yang sudah tak bernyawa dikembalikan kembali kepada keluarganya empat hari kemudian, karena sang dukun mengklaim usahanya untuk mengusir roh jahat telah gagal.

Para warga yang tinggal di dekat rumah sang gadis, di salah satu desa di Pakistan, menuturkan kalau kematian sang gadis sudah merupakan takdir dari Tuhan. Mereka juga menolak untuk melaporkan hal ini kepada polisi.

Ibu sang gadis yang membawa putrinya ke dukun yang diketahui bernama Jindwada ini diketahui langsung meninggalkan putrinya di rumah sang dukun.

Selama empat hari, Jindwada terus melakukan penyerangan brutal, hingga akhirnya hal tersebut membuat Sara tewas.

Kepada sang ibu, Jindwada mengatakan kalau roh jahatlah yang bertanggung jawab atas kematian sara.

Seorang pengacara bernama Mazhar Farid Malka, dan aktivis sosial bernama Dr. Waryam, menuntut dilakukannya investigasi resmi terkait insiden ini.

Keduanya juga meminta agar sang dukun didakwa atas tewasnya Sara. (Sumber: Daily Star/Jan Fenwick)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved