Pedagang Ingin Pemerintah yang Mengelola Pasar Cinde

99 persen pedagang Pasar Cinde menginginkan agar Pasar Cinde tetap dipegang dan dikelola oleh pemerintah.

Penulis: Siti Olisa | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/ZAINI
Gedung Pasar Cinde di Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak 450 pedagang Pasar Cinde keberatan jika pemerintah menyerahkan pengelolaan pasar Cinde kepada pihak swasta. Kekhawatiran ini terjadi karena para pedangan akan dibebankan biaya sewa lebih tinggi dari sebelumnya.

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Cinde, Yusuf, Selasa (10/5/2016) mengatakan, 99 persen pedagang Pasar Cinde menginginkan agar Pasar Cinde tetap dipegang dan dikelola oleh pemerintah.

"Kami hanya ingin agar Pasar Cinde direnovasi oleh pemerintah. Jangan sampai dikelola oleh pihak swasta," ujarnya.

Pedagang lainnya, Ajid, mengatakan, pedagang Pasar Cinde tidak ingin terlalu mempercayai apa yang disampaikan oleh pihak swasta mengenai harga sewa, karena biasanya apa yang disampaikan tidak sama dengan realisasi di lapangan.

"Sampai saat ini pihak swasta yang akan mengelola Pasar Cinde belum pernah menemui kami, para pedagang. Kami menginginkan agar pihak swasta tersebut bertemu langsung dengan kami para pedagang," ujarnya.

Pihaknya juga menginkan agar ada pernjanjian hitam di atas putih dengan pemerintah terkait dengan biaya sewa kios pedagang.

"Sampai saat ini belum ada selebaran yang dikirimkan kepada kami terkait dengan harga sewa. Namun kami sudah menerima surat bahwa akan direlokasi setelah Lebaran nanti. Kami mengharapkan agar pemerintah memperhatikan kami," ujarnya.

Sementara itu, masyarakat umum menyambut baik keberadaan tempat destinasi wisata baru, Plaza Aldiron Cinde tersebut. Seperti yang disampaikan Adi, dia mengatakan senang dengan adanya pembangunan Pasar Cinde. Karena salah satu icon Kota Palembang tersebut bisa menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat untuk mesyarakat Palembang, khususnya untuk para pedagang dan masyarakat Palembang.

"Dengan adanya pembangunan Pasar Cinde menjadi 12 lantai, artinya semakin luas lapangan pekerjaan yang tersedia dan mempermuda para pedagang berjualan di tempat yang nyaman," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved