BNI Siap Menjadi Agent of Development

BNI sudah mencoba melakukan penetrasi kepada sejumlah pelaku subcon dari main kontraktor dengan tujuan memperluas jangkauan pembiayaan di sektor ini.

BNI Siap Menjadi Agent of Development
Ist
Logo BNI

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sejak 9 Mei 2016 lalu, Ryanto Wisnuardhy menjabat sebagai CEO BNI Kantor Wilayah Palembang. Sebagai pemimpin BNI, dirinya akan menjadikan BNI sebagai "Agent of Development". BNI siap mendukung perkembangan kota yang ada di wilayah tugasnya, khususnya di Palembang.

"BNI siap mendukung pembangunan infrastruktur yang ada di Palembang, terutama dalam hal pembiayaan. Begitu pun dengan kota-kota di lima provinsi lainnya," ujar pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Pemimpin Divisi Resiko Consumer BNI Jakarta ini.

Untuk itu tahun ini PT Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Wilayah Palembang fokus menyalurkan kredit konstruksi bagi pelaku jasa tersebut di Sumatera Selatan. Ke depan diharapkan kredit konstruksi dapat berkontribusi lebih besar dalam portofolio penyaluran kredit BNI.

"Sebagai kota yang akan menjadi salah satu tuan rumah pagelaran internasional Asean Games di 2018, maka pembangunan di Kota Palembang tentunya akan tumbuh dengan pesat. Hal tersebut sudah terlihat saat ini dimana sejumlah mega proyek satu-persatu sudah mulai bergulir.  Kami menilai, sektor konstruksi di Sumsel akan cerah hingga beberapa tahun kedepan,” ujarnya.

Sejauh ini, BNI sudah mencoba melakukan penetrasi kepada sejumlah pelaku subcon dari main kontraktor dengan tujuan memperluas jangkauan pembiayaan di sektor ini.

"Dalam suatu proyek, kontraktor utama tentunya tidak akan bekerja sendiri, ada yang namanya subcon yang biasanya mensuplai kebutuhan pekerjaan kontraktor seperti besi, pasir dan material lainya. Nah, subcon inilah yang menjadi target pembiayaan kami," ujarnya.

Selain memberikan bantuan pinjaman untuk infrastruktur, BNI sebagai bank pemerintah yang ditunjuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) juga siap membantu meningkatkan kesejahteraan para UMKM melalui KUR ini. Target KUR sebesar Rp 800 M saat ini sudah tersalurkan sebanyak Rp 300 jutaaan.

Sementara itu, Asmorohadi harus meninggalkan Palembang setelah menjabat CEO BNI Kanwil Palembang selama 2,5 tahun. "Selama menjabat di Palembang semuanya sangat baik, baik itu dari sisi pemerintah, rekan-rekan, termasuk kinerja perbankan juga. Semua ini mendadak, jadi saya tidak sempat pamitan dengan rekan-rekan media. Saat ini saya sudah harus menjalankan tugas sebagai CEO BNI Jakarta kota" ujarnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved