Perempuan Lebih Aktif di Media Sosial, Ini Alasannya
Bentuk perhatian yang dinantikan para perempuan yang sering mengupdate akun media sosialnya,
Penulis: Refli Permana | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM -- Meski belum ada data yang mencatat, banyak pihak menilai, kaum perempuan lebih aktif di media sosial. Entah itu menulis status, mengganti foto, menyukai kiriman teman, atau bahkan mengomentari kiriman teman diyakini lebih banyak dilakukan oleh para perempuan. Hm, kira-kira apa ya yang membuat perempuan sangat aktif di dunia media sosial?
Menurut salah satu psikolog di Palembang, Muhammad Uyun, aktifnya para perempuan di media sosial ditengarai karena disebabkan oleh sifat dasar yang dimiliki oleh sebagian besar perempuan. Dari beberapa sifat dasar yang dimiliki perempuan, ada yang namanya sangat suka diperhatikan oleh orang-orang yang mereka kenal. dan, refleksi dari sifat suka diperihatikan itu beberapa di antaranya adalah aktif di dunia media sosial.
"Semakin sering membuat atau mengganti status dan foto dalam suatu akun media sosial, maka si perempuan ini semakin ingin lebih diperhatikan. Oleh siapa? Tentu oleh teman-temannya di akun media sosial tersebut," kata Uyun, Senin (9/5/2016).
Adapun bentuk perhatian yang dinantikan para perempuan yang sering mengupdate akun media sosialnya, Uyun menjelaskan, adalah adanya teman yang mengomentari status terbaru yang dibuat si cewek tersebut. Begitu pula ketika si perempuan mengupload foto terbaru, dirinya sangat menantikan adanya teman yang mengomentari foto tersebut atau setidaknya mengklik tulisan 'like' menandakan foto tersebut disukai oleh teman di media sosial.
Pria yang juga tercatat sebagai dosen Fakultas Psikologi di Universitas Islam Negeri Palembang ini melanjutkan, mendapatkan perhatian dari teman di media sosial bukan semata hanya untuk mencari pacar saja. Ada kalanya, sejumlah perempuan yang aktif di media sosial juga ingin memperlihatkan hal-hal yang menarik yang mereka miliki. Bisa menunjukkan kreativitas dari tulisan melalui status, bisa juga memperlihatkan kecantikan melalui foto. Khusus untuk foto, sebagian perempuan baru akan memajang atau mengirim foto jika wajahnya di foto itu sudah terlihat menarik. Untuk itu, para perempuan rela merepotkan diri untuk mengedit foto yang sudah diambil.
Kreativitas dalam menulis status ditambah dengan wajah rupawan melalui foto, masih kata Uyun, ada beberapa makna tersirat yang diharapkan si cewek. Bisa berupa mencari pasangan, bisa juga ingin mendapatkan pekerjaan. Sejumlah perempuan menilai, jika status dan foto yang dipasang dianggap menarik oleh banyak orang, si cewek yakin bisa menjadi perhatian banyak orang.
"Jadi, itu alasan mengapa cewek memang lebih suka mengutak-atik media sosial ketimbang cowok. Apalagi ditambah dengan pola hidup modern seperti sekarang yang amat dekat dengan dunia internet dan teknologi," kata Uyun.
Dari pernyataan sejumlah perempuan di Palembang seakan bisa mewakili penjelasan Uyn di atas. MEreka yang dijumpai memang mengaku hampir tidak pernah melewatkan hari tanpa mengutak-atik media sosial. Hal lumrah jika hanya sekedar melihat, tetapi apa yang dilakukan sejumlah perempuan ini lebih dari sekedar melihat media sosial yang dimiliki.
Seperti yang diucapkan Elly, remaja yang tinggal di kawasan Bukit Besar Palembang. Diakuinya, hampir semua aktivitas yang ia lakukan sering dijadikan status untuk Blackberry Messenger dan Facebook. Dirinya tidak peduli meski teman-temannya sering melontarkan sindiran karena terlalu sering mengganti status. Apalagi, setiap mengganti status, Elly sering menerima komentar dan memang inilah yang dinanti oleh siswi di salah satu sekolah milik negara di Palembang ini.
"Dalam satu hari, bisa lebih dari lima kali mengganti status di Blackberry Messenger dan mengganti foto di akun instagram. Tak heran, foto di instagram saya sekarang sudah berjumlah ratusan lebih," kata salah satu remaja perempuan lainnya, Gea.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/cewek-dan-media-sosial_20160509_183102.jpg)