Polisi Penggerak Revolusi Mental
Dengan Pelatihan Revolusi Mental ini kata dia, sikap dan perilaku polisi diharapkan bisa lebih baik.
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, LAHAT -- Kapolres Lahat, AKBP H Yayat Popon Ruhiyat, SIK menyerukan kepada semua anggota Polres Lahat agar bisa menjadi penggerak revolusi mental. Tak hanya itu, Popon juga meminta semua anggota Polri harus menjadi pelopor tertib sosial di ruang publik.
Hal tersebut disampaikan Popon saat membuka pelatihan revolusi mental anggota Polri dan PNS dijajaran Polres Lahat, di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Senin (2/5/2016).
"Sebagaimana tema pelatihan revolusi mental kita hari ini, dan ini dituangkan dalam Quick Wins Polri nomor enam," tegas Popon.
Lebih lanjut ia menegaskan, pelatihan revolusi mental merupakan salah satu upaya guna membekali anggota Polri, khususnya di jajaran Polres Lahat, untuk mewujudkan program tersebut.
Dengan Pelatihan Revolusi Mental ini kata dia, sikap dan perilaku polisi diharapkan bisa lebih baik.
"Sekarang polisi itu mengutamakan bagaimana melayani masyarakat daripada minta dilayani. Revolusi mental ini bisa jadi perubahan sikap dan perilaku polisi dalam bertugas," terangnya.
Dia menambahkan, Pelatihan Revolusi Mental ini juga untuk mengubah pola pikir sesuai dengan nawacita yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo.
"Ini untuk perubahan karakter bangsa yang dituangkan dalam Quick Wins Polri nomor enam. Polri sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pelatihan-revolusi-mental-di-polres-lahat_20160502_173745.jpg)