Sumsel Peringkat Delapan Soal Upah Buruh

“Bila diurutkan, Sumsel peringkat nomor 8 dari provinsi lainnya khusus dalam masalah pengupahan,” ungkapnya.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/RAHMALYAH

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kompas Gramedia bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sukses menyelenggarakan dialog hangat, yang mengupas upah buruh jelang peringatan hari buruh sedunia 1 Mei mendatang.

Dialog tersebut diselenggarakan di Hotel Amaris Palembang, Kamis (28/4), yang turut dihadiri oleh para buruh serta enam orang pembicara yang berkompeten di bidangnya.

Sumarjono Saragih, Ketua Apindo Sumsel, yang menjadi salah satu pembicara mengatakan, saat ini proses pengupahan di Sumsel terbilang cukup dinamis dengan serikat pekerja. Pasalnya, sejak 6 tahun terakhir upah Sumsel sudah dinaikan 2 kali lipat dari sebelumnya.

“Bila diurutkan, Sumsel peringkat nomor 8 dari provinsi lainnya khusus dalam masalah pengupahan,” ungkapnya.

"untuk Sumsel sendiri komoditi seperti sawit dan karet memang menjadi hal yang utama. Sektor komoditi inilah yang para pengusahanya harus kreatif dan berhati hati terutama dalam melanjutkan usahanya" tambahnya.

Masih dikatakan Sumarjono Sekarang yang harus dilakukan hanya pada peningkatan daya saing, maksudnya meningkatkan daya produktifitas yang ada di setiap unit usaha komoditi.

Sementara itu, Hamid Ponco Wibowo, Kepala perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumsel mengatakan, saat ini peningkatan upah kenaikan di Sumsel mencapai 11.7 persen.

"Hal ini tentunya menjadi upah kenaikan yang terbilagn tinggil bila dilihat dari 3 tahun terakhir. Namun saat didasarkan pada data yang ada, tingkat kesejateraan nilai tukar buruh masih dibawah 100 persen, artinya tingkat pengeluaran buruh masih besar dibandingkan dengan pendapatannya,” jelasnya.

Ponco juga mengatakan, secara umum pertumbuhan ekonomi sumsel cenderung lebih baik, sehinggga berpengaruh pada income pekerja. Meskipun demikian, gaji tinggi tidak menentukan kesejahteraan dari pekerja.

Ketua Forum Komunikasi Daerah Kompas, Hadi Prayogo mengatakan, bila acara Palembang Insight merupakan agenda yang bersifat periodik yang dilakukan oleh kelompok Kompas Gramedia.

Dimana, penyelengaraan selalu dikaitkan pada isu yang tengah hangat terjadi di kalangan masyarakat.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved