Breaking News

Alex: Tigo Cabor itu Bae, Dak Usah Lagi

Sebelumya, ada tiga cabang olahraga yan­g berpindah lokasi penyelenggaraan dari ­Palembang ke Jakarta yakni angkat besi, ­tenis meja, dan senam.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/DOKUMEN
Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin SH 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Pemerintah Sumatera Selatan masih akan memperjuangkan cabang olahraga Aquatic, Gymnastik dan Bowling setelah 11 cabang olahraga (cabor) dipa­stikan diselenggarakan di Jakabaring Spo­rt City (JSC) Palembang, Sumatera ­Selatan.

Gubenur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH mengatakan Sumsel hanya meminta penambahan Aquatik dan Gimnastik karena sudah ada sarananya hanya perlu ada renovasi.

”Kita hanya meminta penambahan Aquatic dan Gimnastik yang sudah ada dan kita mampu melaksanakannya,kita sudah memiliki kolam renang bersertifikasi dengan kursi individual, tinggal membuat menjadi kolam renang tertutup, dan yang kedua gymnastik kita sudah memiliki gedungnya dan sekarang sedang dilakukan renovasi menjadi lebih luas dan besar, “ ungkap Alex di Griya Agung, Selasa (26/4/2016).

Saat ini, cabor-cabor yang sebelumnya di tetapkan akan diselenggarakan di Palemb­ang antara lain babak penyisihan sepak b­ola, canoe/kayak, penyisihan bola voli, d­ayung, menembak, triathlon, penyisihan bo­la basket, sepak takraw, panjat tebing, ­penyisihan tenis dan soft tenis.

“Dengan akan dibangunnya convention hal­l PT BA, final tenis pun bisa diselengga­rakan di sini. Untuk gimnastik pun kita ­sudah ada venuenya. Kita persiapan saja ­apabila time schedule pembangunan venue ­gimnastik di Jakarta tidak memungkinkan,­ bila dipindahkan ke Palembang kami siap­,” tegasnya.

Seperti venue aquatic di Jakarta yang baru akan ditender pada Juni mendatang, a­pakah time schedulenya bisa pas atau tid­ak. “Kalau tidak, ada venue aquatic JSC ­yang sangat siap menyelenggarakan Asian ­Games. Venuenya sendiri sudah berkelas Olimpiade,” jelasnya.

Cabang-cabang olahraga Asian Games 2018­ terdiri atas 28 cabang olimpiade, delap­an cabang non-olimpiade, dan satu cabang­ usulan dari negara penyelenggara. Total­ 37 cabor yang diselenggarakan.

Sebelumya, ada tiga cabang olahraga yan­g berpindah lokasi penyelenggaraan dari ­Palembang ke Jakarta yakni angkat besi, ­tenis meja, dan senam.

Ditambahkan Alex, satu lagi memang dipinta dari PB PBI (Persatuan Bowling Indonesia) sendiri.

"Yang ketigo bukan kito yang minta. Tapi Ketuo PB Boling. Karena boling Jakarta itu di Ancol sudah tuir. Tahu kamu, sudah tuo. Sudah berpuluh tahun dan waktu banjir dulu, terendem. Rusak barang itu. Diperbaiki. Yo dak sempurnahlah. Dio minta kalo Palembang sanggup, Palembang bae. Nah kito cubo bangun itu dengan pihak sponsor. Tigo itu bae, dak usah lagi. Terlalu banyak, capek jugo. Itu kan kito sudah ado yang besar-besar. Menembak, dayung, tenis, renang. Tinggal sikok yang besak di Jakarta, atletik. Ngapo kito dak minta atletik, kareno kito nak merenovasi buat itu mahal. Sudah itu atlet atletik itu mencapai empat ribu wong. Berat, biarlah Jakarta bae sikok. Empat yang besak sudah di sini," papar suami Hj Eliza.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved