Dua Warga Kertapati dan SU I Palembang Meregang Nyawa Usai Tenggak Miras Oplosan

Mereka adalah Zainal Abidin (38) warga Jalan Azhari Lorong Prima Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I dan Fredy Adinata (18), warga Jalan Ki Merogan

Editor: Sudarwan
ISTIMEWA
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Diduga pesta minuman keras (miras) oplosan, dua warga Kecamatan SU I dan Kertapati, Rabu malam (20/4/2016) pukul 19.30 ditemukan tewas di dua tempat yang berbeda.

Mereka adalah Zainal Abidin (38) warga Jalan Azhari Lorong Prima Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I dan Fredy Adinata (18), warga Jalan Ki Merogan Lorong Ranai 2 RT 44/09 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati, Palembang.

Korban Zainal ditemukan tewas di teras rumah milik rekannya Berri (35), di Jalan Ki Merogan Lorong Suasana RT 15/03 Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati, Palembang, sedangkan korban Fredy terbujur kaku di kediamannya.

Informasi yang dihimpun, Zainal yang kesehariannya memungut iuran (pungli karet) pada truk karet, sekitar pukul 12.00, siang datang menemui rekannya Berry sambil membawa sekantong miras jenis (tuak oplosan).

Karena sudah menjadi kebiasaannya, saat di lokasi korban Zainal membuka bungkusan plastik miras dan langsung menenggaknya.

"Saya sempat ditawarkannya minum karena saya tak biasa minum jadi saya biarkan dia minum sendiri. Tak lama korban Fredy juga datang ke rumah saya dengan membawa satu botol miras jenis Asoka, mereka berdua lantas minum bersama. Mereka berdua ini sering main ke rumah saya, tapi bukannya untuk minum, biasanya ngobrol atau menanyakan lokak kerjaan," ungkap Berry pemilik rumah tempat korban Zainal meregang nyawa.

Menurutnya, setelah mereka minum, sekitar pukul 14.00, siang korban Fredy pulang ke kediamanya, dan korban Zainal masih bersantai di teras rumahnya.

"Saat pukul 17.00, saya pergi ke warung, saat buka pintu rumah, saya melihat korban masih tertidur dengan tertelungkep. Karena hari sudah mau maghrib jadi saya bangunkan korban Zainal. Ketika tubuhnya saya balikan, dari mulut korban keluar cairan berbusa dan nafasnya sudah tak berembus. Dan langsung kasih tau warga sekitar dan tak lama polisi datang," ungkap Berry.

Kapolsek Kertapati, AKP Mayestika memalui Kanit Reskrim Polsek Kertapati, Ipda Azwan mengatakan pihaknya sampai saat ini masih menyelidik sebab tewasnya kedua korban.

Dugaan sementara jika korban tewas akibat miras oplosan.

"Kedua korban langsung kita bawa ke kamar mayat RSMH Palembang guna dialakukan otopsi," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved