Puas Meski Gagal Juara
Penampilan seluruh peserta mampu menarik perhatian mata pengunjung mal.
Penulis: Refli Permana | Editor: Darwin Sepriansyah
SRIPOKU.COM---Puluhan remaja putra dan putri tampil anggun, cantik, dan lucu dalam ajang fesyen show bertemakan busana pengantin masih dalam rangkaian Wedding Expo di Palembang Indah Mall beberapa hari yang lalu.
Para peserta yang memang sudah beberapa kali ikut fesyen show tampil tak kalah bagusnya dengan model-model profesional yang lebih dewasa dari mereka.
Penampilan seluruh peserta mampu menarik perhatian mata pengunjung mal.
Mereka tertarik karena sulit membayangkan remaja mengenakan busana pengantin.
Busana ini lebih cocok apabila dikenakan oleh mereka yang usianya memang layak untuk menikah.
Inilah yang membuat para pengunjung mal penasaran untuk melihatnya.
Satu dari sekian peserta yang tampil anggun dan cantik diketahui bernama Geta Zahra.
Pelajar kelas 1 di salah satu SMP swasta di Palembang ini mengenakan gaun pernikahan mewah berwarna putih rancangan Eddy Wijaya.
Geta terlihat lebih dewasa dengan mengenakan gaun yang di bagian belakangnya sangat panjang ini.
Belum lagi polesan make-up di wajah yang membuat Geta terlihat begitu cantik.
"Saya berhasil menjadi juara harapan satu. Kecewa sih, namun tetap bisa diterima karena memang dalam suatu perlombaan ada yang menang ada yang kalah," kata Geta, melalui Blackberry Mesenger (BBM) Minggu (10/4/2016).
Saat di atas panggung, Geta terlihat sama sekali tidak kesulitan berlenggak-lenggok mengenakan gaun pernikahan.
Padahal, gaun ini di bagian belakang bawahnya sangat panjang.
Belum lagi ukuran gaun yang besar dan terlihat berat.
Namun, ekspresi Geta tetap tersenyum sembari melangkah tanpa terlihat adanya kekakuan.
Dikatakan Geta, dari apa yang sudah ia dapat di perlombaan ini, akan menjadi pelajaran untuk dirinya di waktu yang akan datang.
Geta memang memiliki cita-cita ingin menjadi model profesional berskala nasional.
Dirinya sudah beberapa kali ikut ajang seperti ini, bahkan yang digelar di luar Palembang.
Selain tetap memprioritaskan pelajaran di sekolah, Geta akan terus mengasah ilmu dari Eddy yang memang sudah lama menjadi pendamping Geta.
Salah satu hal yang menjadi pembelajaran Geta adalah menerima keputusan juri dengan lapang dada.
Menurut Geta, dirinya layak dinobatkan menjadi pemenang karena penonton sendiri benar-benar menikmati penampilannya.
Sementara, kontestan lain yang mendapat penghargaan lebih tinggi dari Geta tidak terlalu mendapat sambutan positif dari penonton.
Tentunya, hal-hal seperti ini akan banyak dijumpai apabila Geta melangkah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
"Selain mengoreksi penampilan di atas panggung, ini juga menjadi pembelajaran mental yang bagus,"
"Saya sendiri sudah memberikan penampilan maksimal dalam perlombaan tersebut," kata Geta.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/lomba_20160410_150724.jpg)