Tiga Unit Bus Bantuan Pusat Masih Terparkir

Tiga dari enam unit bus angkutan antar pedesaan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, belum kunjung dioperasikan.

Penulis: Ehdi Amin | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/EHDI AMIN
Tampak tiga unit bus bantuan Kemenhub RI masih terparkir di halaman Kantor Dishubkominfo Kabupaten Lahat. 

SRIPOKU.COM, LAHAT -- Tiga dari enam unit bus angkutan antar pedesaan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat, yang sebelumnya diproyeksikan untuk melayani angkutan dalam kota hingga saat ini belum kunjung dioperasikan.

Hal ini tampak terlihat dari masih terparkirnya tiga unit bus berwarna biru ini di halaman Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Lahat. Ketiga unit bus sendiri sudah dilaunching bersama tiga unit bus lainya 3 Maret 2016 lalu.

Kadishubkominfo Kabupaten Lahat, H.M. Eduar Kohar, SE MM ketika dikonfermasi tak membantah belum beroperasionalnya tiga unit bus tersebut lantaran masih terkendala proses balik nama kendaraan.

Menurutnya bus- bus tersebut  bantuan dari pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan RI. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu peraturan bupati (Perbub) Lahat terkait pelaksanaan pengoprasian bus itu sendiri.

"Ya memang belum kita operasikan sebab kita masih menunggu proses balik nama," kata Eduar.

Lebih lanjut dikatakanya untuk biaya balik nama ini sendiri tidak sedikit. Dan biaya balik nama itu dibebankan Kemenhub RI kepada Dishub Kabupaten Lahat. "Rupanya biaya balik namanya kita. Tapi sekarang sudah dalam proses," ungkapnya.

Untuk itu jelasnya sementara ini pihaknya baru mengoperasionalkan tiga unit bus Damri. Sementara, setidaknya ada enam unit bus baru yang rencananya akan segera dioperasionalkan pasca launching tanggal 3 Maret lalu.

Masing-masing bus melayani rute Kota Lahat-Kota Agung, Kota Lahat-Saung Naga, dan Kota Lahat-SP2, Kota Lahat Merapi Barat, Kota Lahat-Pulau Pinang, dan Kota Lahat-Gumay Talang.

"Kita juga saat ini sedang membuat garasi untuk tiga unit bus yang belum beroprasi sehingga tidak kena panas dan hujan,"tambahnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved