Terungkap, Pilot FlyDubai Terbangkan Pesawat Menukik dan tak Mampu Mengangkatnya

Peristiwa tragis yang merenggut nyawa seluruh orang yang ada di pesawat itu terjadi karena pilot menerbangkan pesawat dalam posisi terlalu menukik.

Editor: Soegeng Haryadi
STR / RUSSIAN EMERGENCIES MINISTRY / AFP
Tim dari Kementerian Transportasi Rusia sedang melakukan penyisiran di lokasi jatuhnya pesawat Flydubai yang menewaskan 62 orang di kota Rostov-on-Don. 

SRIPOKU.COM, MOSKWA -- Komite penyelidik kecelakaan penerbangan Rusia mengungkapkan, penyebab kecelakaan pesawat Boeing 737-800 milik Maskapai FlyDubai di Kota Rostov-on-Don, Rusia, 19 Maret lalu.

Peristiwa tragis yang merenggut nyawa seluruh orang yang ada di pesawat itu terjadi karena pilot menerbangkan pesawat dalam posisi terlalu menukik dan tak mampu mengangkatnya lagi.

Pesawat pun menghantam bumi, dan 62 orang tewas. Demikian kesimpulan yang disampaikan para penyelidik, di Moskwa, seperti dilansir Kantor Berita AFP, Jumat (8/4/2016).

Pesawat itu hancur dan terbakar di salah satu sisi landasan bandara di Rostov-on-Don pada saat hari masih sangat pagi, di tengah cuaca yang sangat buruk.

Sebanyak 55 penumpang dan tujuh kru pesawat tewas, yang sebagian besar berkewarganegaraan Rusia.

Para penyelidik pun mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan disimpulkan, pesawat yang terbang dari Dubai itu menukik menghantam bumi dengan kecepatan 600 kilometer per jam.

Disebutkan, kecelakaan terjadi saat kru pesawat memutuskan untuk membatalkan pendaratan dan hendak menaikkan posisi pesawat.

Pada ketinggian 900 meter pilot justru mendorong kontrol kemudi ke posisi menukik, dan secara simultan terjadi pergeseran stabiliser pada bagian ekor, sehingga pesawat semakin menukik tajam.

"Setelah itu pilot sudah tak mampumengendalikan posisi pesawat, dan kapal itu pun menghantam tanah," ungkap salah satu anggota komite.

Kendati demikian, komite ini tidak menetapkan pihak yang bertanggungjawab atas kecelakaan tersebut.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved