Breaking News:

'Karena Takut Keduluan, Jadi Saya Duluin Saja'

Saat itu korban luka di bagian siku tangannya setelah terkena pisau saya

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Badriansyah tersangka penodongan dan juga penganiayaan saat diamankan di Polsekta IB II Palembang, Sabtu (2/4/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Keterlaluan! Begitulah kata yang pantas diucapkan untuk Badriansyah (18).

Pasalnya, selain melakukan penodongan dengan merampas ponsel milik Mulyadi (16), ia juga melakukan penganiayaan terhadap kakak Mulyadi, Apriyanto (31), hingga mengalami cacat permanen di siku tangannya.

Akibat ulahnya, kini warga Jalan Psi Lautan Lorong Kedukan II Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat (IB) II Palembang tersebut, harus membayar mahal dengan mendekam di sel tahanan setelah ia berhasil diamankan Polsekta IB II Palembang saat berada di kediamannya, Jumat (1/4/2016) sekitar pukul 22.00.

Bahkan akibat ulahnya tersebut, bujangan yang tidak memiliki pekerjaan ini juga terpaksa mendekam di sel tahanan lebih lama.

Pasalnya, ia dijerat dua Pasal sekaligus yakni Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan (Curas) dan Pasal 351 KUHP tentang tindak penganiayaan.

Menurut keterangan tersangka saat diamankan di Polsekta IB II Palembang, Sabtu (2/4/2016), kejadian tersebut berawal saat ia dan dua orang rekannya, menghadang korban ketika melintas di Jembatan Kuning, Jalan Psi Lautan Lorong Kedukan II Kelurahan 35 Ilir Kecamatan IB II Palembang, Kamis (18/2/2016) sekitar pukul 19.30 lalu.

"Saat itu kami bertiga (dua DPO, red), kami minta uang kepada korban Mulyadi tapi hanya diberi Rp 10 ribu. Karena tidak terima, kemudian kami merampas ponsel merek Nokia dan Acer miliknya sembari mengancamnya menggunakan sajam," jelasnya.

Setelah kejadian tersebut, dikatakan tersangka Badriansyah, tak selang beberapa lama, kakak korban, Apriyanto kemudian datang menghampirinya sembari marah dan mengancamnya menggunakan sajam.

"Karena takut keduluan, jadi saya duluin saja. Saat itu korban luka di bagian siku tangannya setelah terkena pisau saya," terangnya.

Saat disinggung sudah berapa kali melakukan aksi penodongan, tersangka Badriansyah mengatakan, ia sudah tiga kali ini melakukan penodongan dan semua ia lakukan di tempat yang sama.

"Hasil cuma untuk jajan dan aksi itu kami lakukan juga berawal dari keisengan saja," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsekta IB II Palembang, Kompol Ahmad Firdaus didampingi Kanit Reskrim, Ipda Jhony Palapa mengatakan, tersangka berhasil diamankan setelah menindaklanjuti laporan korban.

"Setelah diselidiki, tersangka akhirnya berhasil kita amankan saat berada di rumahnya," jelasnya.

Bahkan saat diamankan dan diperiksa lebih lanjut, dikatakan Firdaus, tersangka tidak hanya melakukan penodongan terhadap korban, Mulyadi melainkan juga melakukan penganiayaan terhadap kakak Mulyadi, Apriyanto hingga mengalami luka permanen di siku tangannya.

"Jadi sementara ini, terdapat dua laporan tersangka di sini yakni kasus 365 dan 351 KUHP sedangkan untuk lainnya masih kita kembangkan," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved